Way Kanan, KUA Pakuan Ratu (Humas) - - Akad nikah pasangan Muhammad Koiri, warga Desa Jati Mulya II Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur, dengan Antika Adelia, warga Kampung Negara Tama Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan, berlangsung khidmat dan penuh haru pada Rabu, 10 Desember 2025. Prosesi sakral ini disaksikan keluarga besar, aparat kampung, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut hadir memberikan doa terbaik bagi kedua mempelai.
Dalam prosesi tersebut, Kepala KUA Kecamatan
Pakuan Ratu, Eko Wahyudi, hadir langsung untuk memberikan khutbah nikah. Dengan
penyampaian yang tenang, jelas, dan menyentuh, beliau menegaskan tiga pilar
utama dalam membangun keluarga yang diberkahi.
“Cinta dalam pernikahan harus dipahami sebagai
ibadah. Dan ibadah akan menjadi kuat bila dipenuhi dengan amanah dan tanggung
jawab,” tuturnya di hadapan Koiri dan Antika.
Acara akad digelar di kediaman mempelai wanita,
menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran tokoh agama dan
perangkat kampung memberikan nilai lebih bagi prosesi tersebut, mengingat
pernikahan adalah momen besar yang menyatukan dua keluarga dan dua harapan masa
depan.
Seluruh rangkaian acara berjalan tertib - mulai
dari ijab kabul yang berlangsung lancar, penyampaian khutbah nikah, hingga doa
bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. Momen haru tampak ketika
keluarga memberikan restu kepada kedua mempelai, menandai awal perjalanan baru
Koiri dan Antika.
Dalam lanjutan khutbahnya, Eko Wahyudi kembali
menekankan pentingnya membangun rumah tangga berlandaskan nilai-nilai agama. “Rumah
tangga akan kuat bila dibangun dengan taqwa. Jadikan pernikahan ini sebagai
ladang pahala, bukan sekadar penyatuan dua hati,” pesan beliau.
Usai akad, Koiri dan Antika menyampaikan rasa syukur atas kelancaran prosesi dan doa yang diberikan keluarga serta tamu undangan. “Kami berharap menjadi keluarga yang sakinah, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam kebaikan,” ujar keduanya. (Aris/Bukhori/Dhany)
Editor: Fadilah
