Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Ketua Pokjawas Tanggamus Hadiri Program P5RA Bhineka Tunggal Ika di MTsS Mamba'ul Ulum Sumberejo

Rabu, 25 September 2024 Humas Tanggamus
Ketua Pokjawas Tanggamus Hadiri Program P5RA Bhineka Tunggal Ika di MTsS Mamba'ul Ulum Sumberejo
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Ketua Pokjawas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Sumadi, S.Pd.I., mewakili Kepala Kantor Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I., menghadiri program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5RA) Bhineka Tunggal Ika yang diselenggarakan di MTsS Mamba'ul Ulum Margoyoso, Kecamatan Sumberejo, Rabu (25/09/2024). Program ini bertujuan untuk memperkuat karakter pelajar Pancasila dengan menekankan pentingnya keberagaman dan persatuan di tengah masyarakat Indonesia.

Dalam kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menghargai perbedaan budaya, suku, dan agama. Mereka diajak terlibat dalam berbagai proyek sosial, seni, dan ekstrakurikuler yang mencerminkan semangat Bhineka Tunggal Ika. Selain itu, siswa juga diajarkan untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek yang mendorong rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang beragam.

Sumadi, yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I., menyampaikan harapan bahwa melalui program ini, siswa dapat tumbuh menjadi individu yang toleran dan menghormati perbedaan di sekitarnya. Ia juga menekankan pentingnya membangun semangat gotong royong dan kebersamaan sejak usia dini, agar kelak mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berkontribusi positif bagi masyarakat.

Program P5RA Bhineka Tunggal Ika juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan siswa untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa bisa memahami pentingnya hidup rukun dalam keberagaman serta mengembangkan keterampilan sosial yang akan berguna di masa depan.

Selain itu, program ini juga dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam masyarakat yang multikultural. Dengan pendekatan ini, pelajar tidak hanya diajak untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga dibina agar memiliki karakter yang kuat sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Sumadi menutup acara dengan mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat terus digalakkan di sekolah-sekolah lain, sehingga semangat Bhineka Tunggal Ika dapat terus terjaga dan ditanamkan kepada generasi muda. (Frans/Mela Basyar)