Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kolaborasi KUA Blambangan Umpu, Aisyiyah, dan Nakes dalam Launching BIKSA "Nua Curhat" di Blambangan Umpu

Senin, 28 Juli 2025 Humas Way Kanan
Kolaborasi KUA Blambangan Umpu, Aisyiyah, dan Nakes dalam Launching BIKSA "Nua Curhat" di Blambangan Umpu
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Blambangan Umpu (Humas) -- Dalam upaya memperkuat peran perempuan dalam pembinaan keluarga dan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Way Kanan secara resmi meluncurkan BIKSA “Nua Curhat” (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah). Pada Minggu, 27 Juli 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Way Kanan, Kampung Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu, dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Blambangan Umpu, Munawar dan Nurul Ayni, serta dr. Elawati dari UPT Puskesmas Blambangan Umpu selaku narasumber utama.

BIKSA “Nua Curhat” hadir sebagai ruang konseling dan pendampingan keluarga berbasis nilai-nilai keislaman dan prinsip kesehatan, yang diinisiasi oleh PDA Way Kanan. Program ini ditujukan untuk memberikan layanan konsultasi dalam rangka membina keluarga sakinah, serta menjawab berbagai problematika sosial dan kesehatan yang dihadapi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Dalam sambutannya, perwakilan PDA Way Kanan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari misi Aisyiyah untuk menguatkan peran keluarga dalam menciptakan masyarakat yang sehat, harmonis, dan berdaya. Keterlibatan penyuluh agama dan tenaga kesehatan seperti dr. Eliawati menandai pentingnya sinergi antara aspek spiritual dan medis dalam menangani masalah keluarga dan kesehatan mental.

Munawar dan Nurul Ayni, dalam kapasitasnya sebagai penyuluh agama, menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi langkah Aisyiyah yang proaktif dalam menyikapi kebutuhan masyarakat secara kontekstual. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mendukung BIKSA melalui edukasi keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, yang memperkaya pemahaman peserta terkait pentingnya keseimbangan antara spiritualitas dan kesehatan dalam membina keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.(Ayni/Fitria)

Editor : Fadilah