Way Kanan, KUA Banjit (Humas) - - Mewakili Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjit Zulkifli hadir dalam kegiatan lintas sektoral Urun Rembuk Penyelesaian Stunting Tahun Anggaran 2026. Acara ini diselenggarakan di Kampung Rantau Temiang, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 September 2025.
Kegiatan urun rembuk
tersebut merupakan langkah strategis untuk menyatukan komitmen dalam
penanggulangan stunting yang masih menjadi persoalan kesehatan dan kualitas
generasi bangsa. Hadir dalam forum ini seluruh unsur Uspika Kecamatan Banjit,
aparatur kampung, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kampung Rantau Temiang
yang secara aktif memberikan gagasan dan pandangan guna memperkuat upaya
bersama.
Dalam kesempatan itu,
berbagai sektor menyampaikan program dan peran masing-masing dalam mendukung
upaya percepatan penurunan angka stunting. Zulkifli yang mewakili KUA Banjit
menekankan pentingnya penguatan peran keluarga dalam membangun ketahanan gizi serta
menanamkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Menurutnya, upaya ini
tidak hanya soal intervensi kesehatan, tetapi juga pendidikan dan pembinaan
keluarga agar anak-anak tumbuh sehat dan cerdas.
Suasana diskusi
berlangsung dinamis. Masyarakat turut menyampaikan aspirasi serta pengalaman
mereka terkait permasalahan gizi anak, akses layanan kesehatan, serta harapan
adanya program berkelanjutan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya.
Kolaborasi lintas sektor yang terbangun diharapkan dapat menghasilkan langkah
konkret, mulai dari penyusunan kebijakan, penganggaran, hingga implementasi
program di lapangan.
Dengan terselenggaranya urun rembuk ini, Di Kecamatan Banjit, khususnya Kampung Rantau Temiang, semakin menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan generasi penerus. Melalui sinergi pemerintah, lembaga, dan masyarakat, diharapkan angka stunting di wilayah Way Kanan dapat terus ditekan. Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berdaya saing di masa mendatang. (Distriani/Oksi/Fitria)
Editor : Fadilah
