Way Kanan, KUA Baradatu (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baradatu terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan yang inspiratif. Salah satunya dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Baradatu, Shofyan Fandi terus melakukan bimbingan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Muslimin Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Jum'at, 07 November 2025.
Dengan
mengusung tema “Tips Tawakal Menurut Imam Al-Ghazali” yang terdiri dari empat
poin penting, yaitu mengenal Allah, yakin kepada Allah, sabar dan ridha, serta
meninggalkan was-was. Melalui tema tersebut, Shofyan Fandi mengajak jamaah
untuk memperdalam makna tawakal sebagai bentuk keikhlasan dan penyerahan diri
sepenuhnya kepada Allah setelah berikhtiar secara maksimal.
Dalam
penyampaiannya, Shofyan Fandi menjelaskan bahwa mengenal Allah menjadi kunci
utama dalam membangun keimanan yang kuat. “Ketika seseorang benar-benar
mengenal Allah, ia akan yakin bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya.
Dari keyakinan itulah lahir sikap sabar, ridha, dan terbebas dari rasa
was-was,” ujarnya di hadapan jamaah Majelis Taklim Muslimin.
Kegiatan
penyuluhan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Jamaah merasa
termotivasi untuk memperbaiki kualitas tawakal dalam kehidupan sehari-hari.
“Ceramah ini membuka hati kami untuk lebih tenang dalam menghadapi ujian
hidup,” ungkap salah satu jamaah.
Melalui kegiatan seperti ini, KUA Baradatu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra spiritual dalam membina kehidupan beragama yang moderat, damai, dan penuh keikhlasan. Sinergi antara penyuluh agama dan majelis taklim diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan umat. (Ira/Oksi/Dhany)
Editor: Fadilah
