Search

KUA Bekri Tanamkan Nilai Ibadah Haji Sejak Dini Melalui Praktik Manasik

kua-bekri-tanamkan-nilai-ibadah-haji-sejak-dini-melalui-praktik-manasik
Fotografer: Ria

Bekri, KUA (Humas)- KUA Kecamatan Bekri kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pembinaan keagamaan bagi generasi muda melalui kegiatan Praktik Bimbingan Manasik Haji yang digelar Yayasan Yayasan Darul Islah Sinar Banten di Lapangan Merdeka Sinar Banten, Rabu (13/5/2026).

Sejak pagi, ratusan peserta didik tampak memadati area kegiatan dengan mengenakan atribut manasik haji sambil mengikuti setiap tahapan praktik ibadah dengan penuh semangat.

Sebanyak 222 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 80 siswa RA beserta 80 wali murid pendamping dan 62 siswa MI. Kehadiran para orang tua menambah suasana kebersamaan sekaligus memperkuat nilai edukasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Kepala KUA Kecamatan Bekri bersama jajaran hadir langsung memberikan materi dan bimbingan praktik manasik haji kepada para peserta. Materi yang disampaikan meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji mulai dari ihram, tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga lempar jumrah.

Penyampaian materi dikemas secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Para peserta terlihat aktif mengikuti arahan dan simulasi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

Kepala KUA Kecamatan Bekri, H. Komarul Zaman, S. Ag., menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji tidak hanya menjadi sarana pembelajaran tentang rukun Islam kelima, tetapi juga media penanaman nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kesabaran, dan semangat beribadah sejak usia dini.

Menurutnya, pembinaan keagamaan bagi anak-anak perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan akhlak yang baik.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengenalkan ibadah haji kepada anak-anak sejak dini sekaligus membentuk karakter islami melalui pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami,"  ujarnya.

Kehadiran Kepala KUA beserta jajaran sebagai pemateri juga menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam mendukung pembinaan generasi muda yang religius dan berakhlakul karimah.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semangat mengenal dan mencintai nilai-nilai ibadah dapat terus tumbuh dalam diri anak-anak serta menjadi pengalaman berharga yang membekas hingga dewasa nanti.


Editor: Aziz
Copyright : Datin Kanwil