Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

KUA Buay Bahuga Beri Penyuluhan Hikmah Wudhu di MT Lilmuttaqin

Selasa, 09 Desember 2025 Humas Way Kanan
KUA Buay Bahuga Beri Penyuluhan Hikmah Wudhu di MT Lilmuttaqin
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - KUA Kecamatan Buay Bahuga kembali menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi para santri MT Lilmuttaqin, Kampung Suka Agung, Buay Bahuga. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (09/12/2025) ini mengangkat tema “Hikmah Membasuh Anggota Wudhu dalam Kehidupan Sehari-hari.”

Penyuluhan dibuka dengan penjelasan mengenai peran wudhu sebagai gerbang utama menuju ibadah. Penyuluh Agama Islam, Binti Syafaati, menyampaikan bahwa wudhu tidak hanya menyucikan anggota tubuh secara lahiriah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi setiap Muslim.

Menurutnya, setiap basuhan dalam wudhu mengandung pesan moral yang kuat.

“Setiap kali kita membasuh wajah, tangan, kepala, dan kaki, sebenarnya kita sedang diajak membersihkan hati dan pikiran dari hal-hal yang mengotori jiwa. Wudhu itu bukan sekadar gerakan, tetapi pendidikan karakter,” ujarnya.

Ia menjelaskan, membasuh wajah mengingatkan pentingnya menjaga pandangan dan meluruskan niat, sementara membasuh tangan menjadi simbol agar seseorang mempergunakan tenaga dan perbuatannya untuk kebaikan. Mengusap kepala, lanjutnya, merupakan pengingat untuk menundukkan ego, sedangkan membasuh kaki menjadi simbol komitmen melangkah pada jalan yang diridhai Allah.

Antusiasme peserta terlihat jelas ketika penyuluh mengaitkan nilai-nilai wudhu dengan kehidupan sehari-hari, termasuk etika pergaulan, penggunaan media sosial, serta pembiasaan akhlak mulia. Penyuluhan ditutup dengan sesi tanya jawab dan praktik wudhu yang benar untuk memastikan pemahaman teknis dan spiritual para santri.

Salah satu pengurus MT Lilmuttaqin menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat senang dengan bimbingan seperti ini. Santri bukan hanya belajar tata cara wudhu, tetapi juga memahami pesan moral di baliknya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Buay Bahuga berharap para peserta dapat menghayati bahwa wudhu adalah amalan sederhana namun penuh hikmah, yang mampu membentuk pribadi Muslim yang bersih, disiplin, dan berakhlak mulia. (Taufik/Afril/Fitria)

Editor: Fadilah