Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Penyuluh Agama Islam KUA Buay Bahuga kembali memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Al Amin di Kampung Lebung Lawe, Kecamatan Buay Bahuga, pada Jumat (05/12/2025). Kegiatan ini mengangkat tema tentang pentingnya belajar menerima dan memahami makna syukur dalam kehidupan sehari-hari, dan mendapatkan perhatian besar dari para jamaah.
Dalam penyampaiannya, Penyuluh Agama M. Malik
menegaskan bahwa kemampuan menerima ketentuan Allah merupakan bagian penting
dari keimanan seorang Muslim. Ia menjelaskan bahwa belajar menerima bukan
berarti pasrah tanpa usaha, tetapi memahami bahwa setiap takdir Allah selalu
mengandung hikmah. “Dari pemahaman ini lahir hati yang lapang dan tidak mudah
gelisah,” ujarnya.
Malik juga menekankan bahwa syukur adalah kunci
utama kebahagiaan dan ketenangan hidup. Menurutnya, seseorang yang bersyukur
akan lebih banyak melihat nikmat daripada kekurangan. “Orang yang bersyukur
hatinya kuat, pikirannya jernih, dan langkah hidupnya lebih ringan,” tambahnya.
Dalam sesi berikutnya, penyuluh mengajak jamaah
untuk membiasakan diri mensyukuri nikmat kecil maupun besar sebagai bentuk
penghormatan terhadap karunia Allah. Ia menilai bahwa sikap syukur mampu
memunculkan energi positif, mempererat hubungan sosial, serta menjauhkan
seseorang dari sifat iri dan keluh kesah.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif melalui diskusi serta berbagi pengalaman antarjamaah mengenai cara memperkuat rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. KUA Buay Bahuga berharap melalui penyuluhan ini masyarakat semakin memahami pentingnya menerima takdir dengan ikhlas serta menghidupkan rasa syukur, sehingga tercipta kehidupan yang lebih damai dan penuh keberkahan. (Taufik/Afril/Fitria)
Editor: Fadilah