Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Buay Bahuga kembali memperkuat peran pembinaan umat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan. Pada agenda terkini yang digelar di Al Iman Kampung Suka Dana, Jumat (14/11/2025), penyuluh agama mengangkat tema “Implementasi Syukur dalam Kehidupan Sehari-hari”, yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama
Islam, Eko Suryanto, menegaskan bahwa syukur tidak hanya berhenti pada ucapan
alhamdulillah, tetapi merupakan sikap menyeluruh yang tercermin dalam hati,
lisan, dan perbuatan. Ia menekankan bahwa rasa syukur mampu menumbuhkan
ketenangan batin, menghindarkan seseorang dari sifat mudah mengeluh, serta
menjadi jalan datangnya keberkahan dalam hidup.
Lebih lanjut, Eko menjelaskan tiga
pilar utama dalam mengimplementasikan syukur. Pertama, syukur dengan hati,
yaitu menyadari setiap nikmat Allah tanpa membandingkan diri dengan orang lain.
Kedua, syukur dengan lisan melalui dzikir dan pujian kepada Allah. Ketiga,
syukur dengan perbuatan, seperti memanfaatkan nikmat untuk kebaikan dan
menjauhi segala hal yang dilarang.
Kegiatan berlangsung interaktif
melalui sesi tanya jawab. Para jamaah antusias berbagi pengalaman mereka dalam
menerapkan nilai-nilai syukur dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluh turut
memberikan contoh konkret, di antaranya menjaga salat tepat waktu, membantu
sesama, serta menjaga amanah pekerjaan sebagai wujud syukur atas nikmat
kesehatan dan kesempatan hidup.
KUA Buay Bahuga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan budaya syukur yang lebih kuat di tengah masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ajakan untuk menjadikan syukur sebagai karakter dalam keluarga dan lingkungan, sehingga tercipta masyarakat yang lebih harmonis, beradab, dan penuh keberkahan. (Taufik/Afril/Fitria)
Editor: Fadilah
