Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Penyuluh Agama Islam KUA Buay Bahuga kembali menyapa masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang digelar pada Jumat (28/11). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh jamaah dan bertujuan memperkuat pemahaman tentang keterkaitan antara pelaksanaan ibadah dan kualitas kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam, Mujiono, dalam
penyampaiannya menegaskan bahwa ibadah bukan sekadar rutinitas ritual, melainkan
sarana pembentukan karakter dan penguatan spiritual. Ia menekankan bahwa setiap
ibadah memiliki pengaruh langsung pada ketenangan jiwa, sikap hidup, serta cara
seseorang menghadapi persoalan. “Setiap ibadah yang kita lakukan memberi
dampak, baik pada ketenangan jiwa, perubahan sikap, maupun cara kita menghadapi
masalah kehidupan,” ujarnya.
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya
menjaga kekhusyukan shalat, keikhlasan dalam beramal, serta perhatian terhadap
ibadah sosial seperti sedekah, gotong royong, dan saling menolong. Peserta juga
diajak memahami bahwa kualitas ibadah sejatinya tercermin pada akhlak, ucapan,
dan hubungan yang harmonis dengan sesama.
Kegiatan berlangsung interaktif, di mana jamaah
terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab mengenai implementasi ibadah dalam
kehidupan sehari-hari. Penyuluh turut memberikan contoh-contoh konkret mengenai
bagaimana ibadah dapat meningkatkan ketenangan batin, mengurangi konflik, serta
menumbuhkan empati dalam lingkungan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ajakan kepada jamaah agar terus memperbaiki kualitas ibadah sebagai upaya meraih keberkahan dan mewujudkan kehidupan yang lebih tenteram dan damai. (Taufik/Afril/Fitria)
Editor: Fadilah
