Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

KUA Bumi Agung Gelar Bimwin, Bekal Catin Menuju Keluarga Bahagia Selamanya

Senin, 15 September 2025 Humas Way Kanan
KUA Bumi Agung Gelar Bimwin, Bekal Catin Menuju Keluarga Bahagia Selamanya
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Bumi Agung (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Bumi Agung kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) atau kursus pranikah (Suscatin) bagi calon pengantin, Senin (15/09/2025). Kegiatan ini mengusung tema "Bekal Menuju Keluarga Bahagia Selamanya" dan diikuti oleh enam pasangan calon pengantin dari tiga kampung di wilayah Bumi Agung.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Bumi Agung, H. Wastam. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bimwin merupakan langkah penting dalam membekali pasangan muda sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. “Keluarga yang kuat dimulai dari kesiapan calon pengantinnya, baik secara lahir maupun batin,” ujar Wastam.

Materi pembekalan disampaikan oleh para penyuluh agama dan staf KUA. M. Kosim Adhari, menyampaikan materi tentang cara mewujudkan keluarga sakinah serta strategi penyelesaian konflik dalam rumah tangga. Sementara itu, Syahidul Umam, menjelaskan secara rinci isi dan makna Undang-Undang Perkawinan No.1 Tahun 1974.

Selain itu, Nurshoimah, selaku staf KUA Bumi Agung juga memperkenalkan program Wakaf Tunai Catin (WTC), sebagai bentuk kontribusi sosial calon pengantin sejak awal membangun keluarga. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dalam kehidupan berumah tangga.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta Bimwin. Sertifikat ini menjadi salah satu syarat administrasi penting dalam proses pencatatan pernikahan di KUA.

Panitia berharap seluruh proses menuju pernikahan para peserta berjalan lancar dan sakral. “Mudah-mudahan acara ijab qabul mereka kelak berjalan tanpa hambatan dan keluarga yang dibentuk menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar M. Aliyudin, salah satu penyuluh yang terlibat dalam kegiatan. (Aliyudin/Afril/Asep)

Editor : Fadilah