Bandar Lampung, KUA Bumi Waras (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, menerima kunjungan silaturahmi
Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Bumi Waras,
Selasa (13/1/2026), di ruang kerja Kepala KUA.
Ketua Tanfidziyah MWC Nahdlatul Ulama Kecamatan Bumi Waras, Ustadz Masykur,
menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan kepengurusan baru
hasil Konferensi Wakil Cabang II Nahdlatul Ulama Kecamatan Bumi Waras yang
diselenggarakan pada 25 Oktober 2025. Selain itu, silaturahmi ini juga
dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan jajaran KUA
Kecamatan Bumi Waras.
Menurutnya, koordinasi lintas lembaga menjadi faktor penting dalam
mewujudkan sinergi yang berkelanjutan, sehingga seluruh program dan kegiatan
keumatan dapat berjalan secara optimal dan sesuai harapan bersama.
Kepala KUA Kecamatan Bumi Waras, Solhani, S.Ag., menyambut baik kunjungan
tersebut dan menyatakan kesiapan KUA untuk bersinergi dengan MWC NU dalam
meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai Nahdlatul Ulama
memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat lintas lapisan, sehingga
memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan edukasi keagamaan.
Lebih lanjut, Solhani berharap MWC NU dapat berperan aktif membantu KUA
dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait program-program
Kementerian Agama, khususnya pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi di
KUA serta upaya pencegahan praktik pernikahan di bawah tangan (nikah siri).
Selain itu, ia juga mengharapkan dukungan MWC NU dalam sosialisasi
Sertifikat Halal bagi pelaku usaha makanan non-unggas dan non-daging melalui
Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang ada di KUA, serta penguatan program
Moderasi Beragama sebagai kebutuhan penting dalam kehidupan masyarakat yang
majemuk dan heterogen.
“Kami berharap MWC NU Kecamatan Bumi Waras berkenan menjadi bagian dari upaya edukasi tersebut demi terwujudnya pelayanan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Solhani menutup pertemuan. (Solhani/Mushollin)
Editor : Fadilah
