Bandar Lampung, Kemenag (Humas)-- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, menegaskan Kantor Urusan Agama (KUA) harus bertransformasi menjadi pusat pelayanan keagamaan yang profesional, modern, dan berbasis data, bukan lagi dipersepsikan semata sebagai tempat pencatatan nikah.
Penegasan itu disampaikan Erwinto saat melakukan kunjungan kerja dan pembinaan ke KUA Tanjung Karang Pusat bersama Kasubbag Tata Usaha Kasimun dan Kepala Seksi Bimas Islam Zainal Hakim, Selasa (5/5/2026).
Dalam arahannya, Erwinto meminta seluruh jajaran KUA memperkuat integritas, menguasai sistem data digital, serta memahami tugas dan fungsi kelembagaan secara utuh. Menurutnya, KUA memegang peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan negara di tengah masyarakat, mulai dari pembinaan keluarga sakinah, pengelolaan zakat dan wakaf, pembinaan masjid dan musala, majelis taklim, hingga layanan keagamaan berbasis komunitas.
ââ¬ÅKUA adalah beranda terdekat negara dalam melayani umat. Di sanalah ikhtiar keluarga dibimbing, wakaf ditumbuhkan, zakat dikelola, rumah ibadah dibina, dan nilai-nilai keagamaan ditanamkan. Karena itu, KUA harus berdiri dengan ilmu, bergerak dengan data, dan melayani dengan hati", tegas Erwinto.
Ia menekankan, tertib administrasi, akurasi data, serta kapasitas SDM yang adaptif menjadi fondasi penting agar KUA semakin responsif, terpercaya, dan relevan menjawab kebutuhan umat.
Kunjungan ini sekaligus menjadi penegasan arah baru KUA: memperkuat layanan, memperluas kemanfaatan, dan menghadirkan negara lebih dekat dalam kehidupan keagamaan masyarakat.