Way Kanan, KUA Kasui (Humas) - - Dua Pasang Calon Pengantin di Kasui hari ini Kamis, (27/11) mendapat nasihat Perkawinan dari KUA setempat.Hal ini sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan membangun rumah tangga yang berkualitas.
Kepala KUA Kasui, Nurhasan Effendi
dalam menegaskan bahwa Bimwin merupakan langkah strategis Kementerian Agama
dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ia menjelaskan bahwa
tantangan kehidupan berumah tangga saat ini semakin kompleks sehingga
diperlukan kesiapan mental, spiritual, dan emosional sejak sebelum akad nikah
berlangsung.
“Pembinaan ini bukan sekadar
formalitas, tetapi bekal penting agar pasangan mampu membangun hubungan yang
sehat, memahami hak dan kewajiban, serta menyelesaikan persoalan rumah tangga
dengan cara yang baik dan bijak,” ujarnya.
Materi Bimwin disampaikan oleh para
penyuluh agama yang kompeten di bidangnya, meliputi komunikasi efektif dalam
keluarga, manajemen konflik, pencegahan stunting dan bahaya judi online, hingga
penguatan nilai keagamaan dan ekonomi dalam rumah tangga. Para peserta juga
diberi ruang berdiskusi dan menyampaikan pengalaman maupun tantangan yang
mereka hadapi menjelang pernikahan.
Salah satu penyuluh agama Imama
Mualimah menambahkan bahwa keluarga menjadi pilar utama dalam membentuk
masyarakat yang harmonis. Oleh karena itu, calon pengantin perlu dibekali
kemampuan untuk saling menghargai, memahami perbedaan, serta bekerja sama dalam
menghadirkan rumah tangga yang kokoh.
Para peserta menyambut antusias
kegiatan tersebut. Mereka menilai Bimwin memberi wawasan baru sekaligus
memperkuat kesiapan mereka untuk memasuki kehidupan baru sebagai suami istri.
Dengan pelaksanaan Bimwin ini, KUA Kasui berharap setiap pasangan calon pengantin dapat melangkah menuju pernikahan dengan kesiapan yang matang, sehingga mampu membangun keluarga tangguh, berkualitas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (Imama/Oksi/Dhany)
Editor: Fadilah
