Tanggamus Kemenag (Humas) –
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Talangpadang mengadakan kegiatan Bimbingan
Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MA PEMNU Talangpadang. Kegiatan ini diikuti oleh hampir 100 siswa kelas XI Madrasah Aliyah, dengan tujuan memberikan edukasi penting
mengenai pencegahan perkawinan dini sebagai upaya mengurangi risiko stunting
sejak dini.
Acara dimulai dengan sambutan
dari Drs. Azhari sebagai perwakilan dari MA PEMNU Talangpadang, yang
menyampaikan pentingnya kegiatan bimbingan ini bagi para siswa. Kegiatan
kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Talangpadang, H.M. Muflih, S.Ag.,
yang menekankan pentingnya pemahaman remaja terhadap isu-isu kesehatan dan
sosial yang berdampak pada masa depan mereka.
Tema BRUS kali ini, "Cegah
Perkawinan Dini sebagai Upaya Cegah Stunting Sedini Mungkin," dipilih
untuk mengedukasi siswa mengenai bahaya perkawinan dini dan bagaimana hal
tersebut dapat mempengaruhi kesehatan generasi mendatang. I'anah Mardliyah,
S.Th.I, M.S.I., bertindak sebagai narasumber utama, memberikan penjelasan
mendalam dan praktis mengenai dampak negatif perkawinan dini dan pentingnya
kesiapan mental dan fisik dalam membangun keluarga.
Narasumber lainnya yang turut
memberikan materi adalah Bahrul Ulum, S.Ag., dan Nur Aeni, S.H.I., yang
masing-masing membahas aspek sosial dan hukum terkait perkawinan dini. Mereka
menekankan pentingnya pendidikan dan dukungan keluarga dalam mencegah terjadinya
perkawinan dini.
Kegiatan ini juga mendapatkan
dukungan dari Sanggar Parfum by Harnusi, S.H.I., yang berperan sebagai sponsor.
Dukungan ini menunjukkan sinergi positif antara berbagai pihak dalam mendukung
pendidikan dan kesehatan remaja.
Para siswa terlihat antusias
mengikuti bimbingan ini, menunjukkan kepedulian dan keingintahuan yang tinggi
mengenai topik yang dibahas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa
mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang pentingnya menunda perkawinan
hingga mereka benar-benar siap, baik dari segi fisik, mental, maupun sosial.
KUA Kecamatan Talangpadang berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa di masa mendatang, guna memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para remaja dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka stunting di Indonesia.(Frans)
Editor: Mela Basyar