Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) - - Dalam rangka meningkatkan kesiapan mental calon pengantin pria menjelang akad nikah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar menggelar simulasi ijab qabul, Kamis (7/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari layanan non-administratif KUA untuk mendukung kelancaran prosesi pernikahan.
Simulasi dipandu langsung oleh
penghulu KUA Negeri Besar, Imam Nurcahyo, yang memberikan pembekalan teknis dan
spiritual kepada para calon pengantin (catin). Peserta dilatih mengucapkan ijab
qabul dengan pelafalan yang tepat, intonasi yang benar, serta menjaga fokus dan
ketenangan saat prosesi berlangsung.
“Banyak catin yang sudah memahami
teori, tapi saat hari H gugup hingga salah ucap. Simulasi ini bertujuan untuk
membangun rasa percaya diri dan kesiapan mereka dalam menjalani momen penting
tersebut,” ujar Imam Nurcahyo.
Selain praktik pelafalan, peserta
juga diberikan pemahaman tentang makna ijab qabul, syarat dan rukunnya, serta
ketentuan sahnya akad secara agama dan hukum negara. Materi disampaikan secara
ringkas dan aplikatif agar mudah dipahami.
Respon peserta terhadap kegiatan ini
sangat positif. Salah satu catin, Iswandi, mengaku awalnya mengira ijab qabul
adalah hal sederhana. “Ternyata banyak yang harus diperhatikan. Simulasi ini
membuat saya jauh lebih siap,” ungkapnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen KUA Negeri Besar dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan, tidak hanya melalui administrasi, tetapi juga dengan pembinaan langsung. Diharapkan, kegiatan ini dapat memastikan prosesi ijab qabul berlangsung lancar, khidmat, dan penuh makna bagi setiap pasangan. (Tomy/Afril/Asep)
Editor : Fadilah
