Seputih Raman, KUA (Humas) – Semangat kebersamaan dalam keberagaman kembali tercermin melalui pelaksanaan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kampung Rukti Harjo, Kecamatan Seputih Raman, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat harmoni sosial sekaligus meneguhkan komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lampung Tengah.
Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang dihadiri unsur Forkopimcam Seputih Raman, Kepala Kampung Rukti Harjo beserta perangkat kampung, tokoh agama lintas agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Seputih Raman turut hadir sebagai bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan membangun kehidupan masyarakat yang rukun serta harmonis.
Mewakili KUA Kecamatan Seputih Raman, Mujianto, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan dan menjaga persatuan bangsa.
"Perbedaan agama dan keyakinan bukanlah alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, dan bekerja sama dalam membangun masyarakat yang damai. Kerukunan harus terus dirawat melalui dialog, toleransi, dan semangat gotong royong," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kerukunan bukan berarti mencampuradukkan keyakinan, melainkan menghormati hak setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya, sembari tetap menjalin hubungan sosial yang harmonis.
Mujianto juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai toleransi, menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memecah persatuan, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Kampung Rukti Harjo yang aman, damai, dan sejahtera.
"Melalui doa bersama ini, mari kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Kampung Rukti Harjo senantiasa diberikan kedamaian, kemajuan, serta keberkahan. Semoga semangat persaudaraan yang telah terjalin dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang," tambahnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh-tokoh agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Seluruh peserta memanjatkan doa untuk keselamatan, kemajuan Kampung Rukti Harjo, serta terjaganya persatuan dan kerukunan masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam satu forum doa bersama menjadi cerminan bahwa nilai-nilai toleransi dapat tumbuh melalui komunikasi, saling menghargai, dan kerja sama yang berkelanjutan. Melalui momentum peringatan HUT ke-68 Kampung Rukti Harjo ini, diharapkan semangat moderasi beragama terus mengakar sehingga kehidupan masyarakat semakin harmonis, inklusif, dan menjadi fondasi bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Humas Lampung Tengah