Tanggamus Kemenag (Humas) --
Kantor Urusan Agama (KUA) Wonosobo dan KUA Semaka menggelar Lokakarya Mini
Lintas Sektoral untuk percepatan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) di
wilayah mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (13/08/2024) dengan
tujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam upaya pemberantasan TBC.
Lokakarya ini melibatkan berbagai pihak terkait yang diharapkan dapat
berkontribusi aktif dalam menanggulangi penyakit yang masih menjadi ancaman
kesehatan masyarakat.
Kepala KUA Wonosobo, Irwandi,
S.Sos.I., M.Pd., dan Kepala KUA Semaka, Darmawan, S.Fil.I., M.Ag., turut hadir
dan memberikan arahan penting dalam kegiatan tersebut. Dalam arahannya, mereka
menekankan pentingnya peran lintas sektoral dalam upaya pemberantasan TBC.
"Kolaborasi antarinstansi sangat krusial dalam menghadapi penyakit menular
seperti TBC. Setiap sektor memiliki peran penting yang tidak dapat
diabaikan," ujar Irwandi.
Lokakarya ini juga menjadi forum
untuk membahas berbagai strategi kolaboratif dalam meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap bahaya TBC. Salah satu poin penting yang dibahas adalah
bagaimana instansi terkait dapat bekerja sama dalam sosialisasi dan edukasi
mengenai pencegahan serta penanganan TBC. Darmawan menambahkan, "Melalui
lokakarya ini, kami berharap dapat menyatukan langkah dan strategi yang lebih
efektif dalam memberantas TBC."
Selain itu, penguatan koordinasi
antarinstansi juga menjadi fokus utama dalam lokakarya ini. Para peserta
diharapkan dapat menciptakan mekanisme kerja yang lebih terpadu dan responsif
dalam menanggulangi TBC di lapangan. "Koordinasi yang baik akan mempermudah
kita dalam mengidentifikasi kasus TBC secara dini dan mengambil langkah
penanganan yang cepat dan tepat," kata Irwandi.
Diharapkan, hasil dari lokakarya
ini dapat diterapkan secara konkret di lapangan, sehingga dapat memberikan
dampak nyata dalam upaya penanggulangan TBC di Wonosobo dan Semaka. Kedua
kepala KUA ini optimis bahwa dengan adanya sinergi yang kuat antarinstansi,
angka kasus TBC di wilayah mereka dapat ditekan secara signifikan. "Ini
adalah langkah awal yang baik, dan kami berharap akan ada tindak lanjut yang
lebih intensif," ujar Darmawan.
Lokakarya ini mendapat apresiasi
dari peserta yang hadir, yang terdiri dari berbagai perwakilan instansi
terkait. Mereka menyambut baik upaya KUA Wonosobo dan KUA Semaka dalam
menginisiasi kegiatan ini dan siap untuk mendukung langkah-langkah selanjutnya
dalam penanggulangan TBC di wilayah mereka. (Frans/Mela Basyar)
