Way Kanan, KUA Pakuan Ratu (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pakuan Ratu kembali menggelar Kursus Calon Pengantin (Catin) sebagai langkah strategis dalam membekali pasangan muda menghadapi kehidupan berumah tangga di era digital dan tantangan sosial yang kian kompleks.
Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Pakuan Ratu pada Selasa, 5 Agustus 2025 ini diikuti oleh sejumlah calon pengantin dari berbagai kampung di wilayah Kecamatan Pakuan Ratu. Dengan antusiasme yang tinggi, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang secara interaktif.
Tiga narasumber utama dihadirkan dalam kursus ini, yakni Muhlasin (Penghulu KUA Pakuan Ratu), Bukhori (Penyuluh Agama Islam), dan Miftalif Albar (Penyuluh Muda). Ketiganya membawakan materi yang saling melengkapi, mulai dari aspek hukum pernikahan, etika komunikasi suami istri, hingga tantangan penggunaan media digital dalam kehidupan rumah tangga.
“Di era digital, menjaga keharmonisan rumah tangga tak cukup hanya dengan cinta, tetapi juga pemahaman, kesabaran, dan bijak bermedia,” ujar Bukhori saat menyampaikan materi. Para peserta juga diajak aktif berdiskusi, khususnya dalam menghadapi potensi konflik serta menjaga privasi keluarga di tengah maraknya penggunaan media sosial.
Kepala KUA Pakuan Ratu, Eko Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta dan kontribusi para pemateri. Ia menekankan pentingnya kursus catin sebagai bagian dari upaya Kementerian Agama dalam membentuk keluarga yang kokoh secara emosional, spiritual, dan sosial.
“Tujuan kami bukan hanya menyiapkan calon pengantin secara administratif, tetapi juga memberikan bekal nilai dan keterampilan hidup berkeluarga di tengah tantangan zaman,” ungkap Eko Wahyudi.
Melalui kursus ini, KUA Pakuan Ratu berharap dapat melahirkan keluarga muda yang tangguh, harmonis, dan adaptif terhadap perubahan sosial, sehingga dapat menjadi fondasi masyarakat yang lebih sejahtera dan religius.(Tama/Bukhori/Dhany)
Editor : Fadilah