Lampung (Humas) — Kafilah Provinsi Lampung kembali menunjukkan eksistensinya di ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional Tahun 2025. Meskipun belum berhasil menembus 10 besar, Lampung mampu menempati peringkat ke-18 dari 38 provinsi dengan raihan dua juara harapan II dan satu juara harapan III.
Adapun peserta yang mengharumkan nama Lampung antara lain Kevin Denis Fauzan, yang meraih Juara Harapan II Cabang Tafsir Arab Putra; Oryza Raya Kamily, peraih Juara Harapan III Cabang Hafalan 10 Juz Putri; serta Rahmah Asy Syifa Nurfadilah, yang berhasil meraih Juara II Cabang Hafalan Hadis 100 Hadis. Selain itu, Ajeng Nabila Rahma juga berhasil menembus peringkat 10 nasional pada Cabang Hafalan 500 Hadis Tanpa Sanad Putri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi seluruh peserta, pelatih, serta pembina yang telah membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
“Kami bangga dengan perjuangan para peserta. Ini menjadi bukti bahwa Lampung punya potensi besar, tinggal bagaimana kita memperkuat pembinaan dari tingkat bawah,” ujar Erwinto di Bandar Lampung, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, keberhasilan di ajang nasional tidak dapat diraih secara instan. Karena itu, ia mendorong agar pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat kabupaten/kota bahkan kecamatan lebih digiatkan, sehingga proses seleksi dan pembinaan semakin kompetitif.
“Ke depan, pembinaan akan terus kita tingkatkan. Semakin sering ajang seperti MTQ diadakan di tingkat daerah, semakin banyak pula bibit unggul yang bisa kita persiapkan untuk STQH dan MTQ nasional,” jelasnya.
Lebih jauh, Erwinto berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh pihak untuk melahirkan generasi Qurani yang berkarakter dan berdaya saing.
“Semoga kafilah Lampung terus lebih baik dan lebih maju lagi. Kami ingin Lampung hadir tidak hanya sebagai peserta, tapi juga sebagai provinsi yang berprestasi dan berpengaruh di ajang nasional,” katanya.(Anggithya)
