Way Kanan, Kemenag (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan sukses melaksanakan kegiatan “Peaceful Muharam: Lebaran Yatim dan Difabel 2025” pada Jumat, (4/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, serta menjadi refleksi spiritual atas makna 10 Muharam yang penuh dengan keutamaan.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh masing-masing unit kerja secara langsung kepada penerima manfaat di wilayahnya. Bantuan tersebut meliputi uang tunai, paket sembako, perlengkapan ibadah, perlengkapan sekolah, beasiswa pendidikan, hingga alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Adapun nilai minimal bantuan yang disalurkan adalah sebesar Rp100.000 per paket/orang. Jumlah total penerima manfaat sebanyak 322 orang, terdiri dari anak yatim dan anak difabel se-Kabupaten Way Kanan yang mendapatkan bantuan secara langsung dari satuan kerja masing-masing.
Kasubbag TU Kemenag Way Kanan, Joko Susanto mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam Islam, khususnya dalam momentum 10 Muharam. "Momentum ini mengajarkan kita untuk menumbuhkan empati, memperkuat solidaritas sosial, dan hadir secara nyata bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Roni Fadilah selaku Kagara Zakat dan Wakaf Kemenag Way Kanan, menyampaikan bahwa bantuan kepada penerima manfaat tidak hanya dilakukan secara terpusat di Aula Amal Bhakti, tetapi juga tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Way Kanan.
Lebih lanjut, Roni mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antar unit yang memperkuat semangat kebersamaan dalam tubuh ASN Kemenag. “Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin yang tidak hanya dilaksanakan karena program, tetapi tumbuh dari kesadaran kolektif untuk terus berbagi,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga membuktikan bahwa Kemenag bukan hanya sebagai lembaga pelayanan keagamaan, melainkan juga sebagai pelopor gerakan sosial yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yatim dan penyandang disabilitas ujar Roni menambahkan. (Humas)
Editor : Fadilah