Search

Lintas Darat dan Sungai, Plt.Ka.KUA Nebes Catat Peristiwa di Negeri Kasih.

lintas-darat-dan-sungai-pltkakua-nebes-catat-peristiwa-di-negeri-kasih
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, KUA Negeri Besar (Humas) - - Perjalanan panjang dan penuh tantangan tak menyurutkan semangat seorang penghulu sekaligus Plt. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan ini untuk menjalankan tugasnya. Kamis, (14/08) kemarin.

Dirinya harus menempuh perjalanan yang tak biasa demi mencatat pernikahan sepasang mempelai di Kampung Negeri Kasih.

Kampung Negeri Kasih yang berlokasi jauh dari pusat kecamatan dan sulit diakses menjadi tantangan utama. Perjalanan dimulai dengan menyeberangi sungai selama 40 menit menggunakan perahu ketinting. Arus sungai yang terkadang deras dan kondisi cuaca yang tidak menentu menambah kesulitan

Setelah perjalanan sungai, perjuangan belum usai. Rombongan KUA ini melanjutkan perjalanan darat selama 30 menit. Jalanan yang penuh rintangan harus ekstra hati-hati.

Setibanya di lokasi, kehadirannya disambut dengan penuh sukacita oleh keluarga mempelai. Prosesi akad nikah berjalan lancar dan khidmat.

"Ini sudah menjadi bagian dari tugas kami. Meskipun medannya sulit, kami harus memastikan pelayanan tetap berjalan," ujar Ali sesaat setelah tiba di lokasi seraya mengkonfirmasi bahwa pihaknya datang tidak hanya mencatat akan tetapi menegaskan bahwa pernikahan adalah sebagai perjalanan suci yang dibangun di atas dua pilar utama kasih sayang dan tanggung jawab sehingga ini harus disampaikan agar pasangan pengantin kokoh dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

“Poin pentingnya adalah di khutbah nikah ini, tujuannya memberikan edukasi kepada pasangan pengantin, agar janji pernikahan dapat dipegang teguh untuk saling menjaga, melindungi, dan menuntun pasangan menuju kebaikan,” ucapnya lembut.

Ia menegaskan bahwa kedua pilar ini harus berjalan berdampingan. Kasih sayang tanpa tanggung jawab akan rapuh, sedangkan tanggung jawab tanpa kasih sayang akan terasa kering. Rumah tangga, lanjutnya, akan menjadi tempat terindah ketika dipenuhi cinta yang tulus dan komitmen yang kokoh.

“Jadikan rumah tangga kalian tempat berlabuh yang penuh ketenangan. Saling genggam tangan dalam bahagia maupun duka, karena di situlah cinta menemukan makna sejatinya,” pesannya menutup khutbah.

"Mudah-mudahan rumah tangga pasangan pengantin ini senantiasa diberkahi Allah SWT, menjadi sumber kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan generasi penerus," Pungkasnya (Tomy/Oksi/Asep)


Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil