Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Majelis Taklim Jadi Pilar Pembinaan Umat, Kemenag Lampung Tengah Fokuskan Program 2026

Kamis, 08 Januari 2026 Humas Lampung Tengah
Majelis Taklim Jadi Pilar Pembinaan Umat, Kemenag Lampung Tengah Fokuskan Program 2026
Humas Lampung Tengah
Humas Lampung Tengah

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Upaya memperkuat peran Majelis Taklim sebagai pilar pembinaan keagamaan masyarakat terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah. Salah satunya melalui Rapat Kerja Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Kabupaten Lampung Tengah yang digelar di Aula Kantor Kemenag setempat, Kamis (8/1/2026).

Rapat kerja tersebut dihadiri Kepala Kemenag Lampung Tengah, Kepala Seksi Bimas Islam, para Penyuluh Agama Islam, serta seluruh anggota Pokja Majelis Taklim. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja Pokja Majelis Taklim Tahun 2026 agar lebih terukur, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.



Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Lampung Tengah, Ahmad Tajudin, S.Ag., M.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat kerja difokuskan pada penguatan peran Majelis Taklim di tingkat kecamatan. Selain itu, Pokja diharapkan mampu membangun koordinasi dan kemitraan lintas sektor guna memperoleh dukungan dalam pelaksanaan program ke depan.

“Optimalisasi peran Majelis Taklim di kecamatan menjadi perhatian utama. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, program-program yang disusun diharapkan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I, dalam arahannya menegaskan bahwa Pokja Majelis Taklim harus tampil sebagai motor penggerak pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput. Menurutnya, Majelis Taklim memiliki posisi strategis sebagai ruang edukasi, dakwah, dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

“Pokja Majelis Taklim harus menjadi mercusuar pembinaan umat di tingkat kecamatan. Program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat serta menghadirkan ketenangan, pencerahan, dan kemaslahatan,” tegasnya.



Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara Pokja Majelis Taklim dengan Pemerintah Daerah agar program keagamaan sejalan dengan agenda pembangunan daerah. Kementerian Agama, kata dia, akan terus memberikan dukungan penuh terhadap penguatan peran Majelis Taklim sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keagamaan.

Rapat kerja ini diharapkan melahirkan program-program yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkokoh eksistensi Majelis Taklim sebagai garda terdepan pembinaan umat di Kabupaten Lampung Tengah. (Ria/Mela Basyar)