Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, menjadi narasumber pada Rakorda Tahap II BAN-PDM Provinsi Lampung yang digelar 9–11 Desember 2025 di Grand Mercure Lampung. Ia memaparkan berbagai praktik pembinaan satuan pendidikan yang dilakukan Kemenag Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan mutu layanan dan mendukung program akreditasi.
Makmur menegaskan bahwa pembinaan berkelanjutan menjadi dasar peningkatan kualitas pendidikan sekaligus kesiapan madrasah menghadapi akreditasi. Beberapa strategi yang dijalankan antara lain pendampingan intensif, penguatan kompetensi tenaga pendidik, kolaborasi lintas sektor, serta sistem pembinaan terpadu yang diterapkan pada seluruh satuan pendidikan.
Dalam presentasinya, ia menjelaskan sejumlah praktik baik, seperti pemetaan kesiapan akreditasi sejak awal, pelatihan penyusunan dokumen mutu, pengembangan SDM, serta pendampingan berjenjang oleh pengawas dan kelompok kerja madrasah. Kemenag juga mendorong digitalisasi layanan melalui penyediaan template dokumen, pelatihan Sispena, dan pengelolaan dokumen berbasis server. Langkah tersebut berdampak pada peningkatan akreditasi madrasah, perbaikan literasi digital, dan semakin kuatnya koordinasi antarinstansi. Meski begitu, masih terdapat kendala seperti rotasi pimpinan, keterbatasan SDM administrasi, dan belum meratanya budaya dokumentasi. Untuk mengatasinya, Kemenag mendorong standardisasi dokumen, forum peningkatan mutu, serta monitoring terpadu.
Rakorda yang diselenggarakan BAN-PDM Lampung ini bertujuan menyampaikan progres akreditasi PAUD, pendidikan dasar, dan menengah Tahun 2025, sekaligus memberi informasi awal mengenai akreditasi Tahun 2026. Forum tersebut juga menjadi ajang evaluasi dan sinkronisasi rencana tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan di wilayah Lampung.
Kegiatan diikuti jajaran BAN-PDM, narasumber instansi pendidikan, dan peserta dari kabupaten/kota se-Lampung. Selain paparan Kemenag, Rakorda memuat sesi progres akreditasi, presentasi praktik baik, pemetaan ketercapaian target, serta penyusunan langkah lanjutan tahun berjalan.
Makmur berharap Rakorda semakin memperkuat sinergi antara BAN-PDM dan Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan hanya dapat terwujud melalui koordinasi yang kuat, komitmen bersama, dan budaya mutu yang terus diperkuat di setiap satuan pendidikan.
Rakorda Tahap II kemudian ditutup dengan penyampaian hasil perumusan kegiatan oleh BAN-PDM Provinsi Lampung. (Humas)
Editor: Fadilah
