Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, menyapa para peserta didik Bina Sekolah Kerukunan FKUB di Sekolah Xaverius Panjang Selatan, Rabu (10/12/2025). Kehadiran Makmur disambut hangat oleh anak-anak yang tampak ceria dan antusias, menciptakan suasana pertemuan yang akrab serta penuh kehangatan. Momen tersebut mencerminkan semangat keberagaman yang tumbuh sejak dini di lingkungan pendidikan.
Dalam arahannya, Makmur menekankan pentingnya menanamkan nilai toleransi, pemahaman Pancasila, dan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa karakter kebangsaan harus dipupuk sejak usia dini sebagai bekal bagi generasi muda dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
Suasana haru terasa ketika seluruh peserta didik dengan lantang dan tulus menyanyikan lagu kerukunan umat beragama. Makmur mengapresiasi semangat mereka seraya berharap nilai perdamaian yang mereka pelajari dapat terus diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Program Bina Peserta Didik Sekolah Kerukunan menjadi bukti bahwa Kementerian Agama tidak hanya berperan sebagai lembaga layanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembentukan generasi berkualitas dan berkarakter kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini turut bersinergi dengan Bakti Sosial lintas agama yang dilaksanakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kampung Kerukunan di Kecamatan Panjang sebagai upaya memperkuat moderasi beragama jelang Perayaan Natal 2025 dan HAB kementerian Agama Ke-80 yang akan mencapai puncaknya pada tanggal 03 Januari 2026.
Makmur mengajak seluruh peserta didik untuk terus merawat nilai-nilai keberagaman sebagai landasan kehidupan yang rukun dan damai. Ia menegaskan bahwa kerukunan merupakan tanggung jawab bersama sebagai wujud kolaborasi antarumat beragama dalam membangun solidaritas sosial di Kota Bandar Lampung.
Kunjungan ditutup dengan sesi kuis interaktif yang disambut riuh oleh para siswa binaan. Antusiasme mereka menunjukkan bahwa pesan moderasi beragama dapat diterima dengan cara yang edukatif sekaligus menyenangkan. Kehadiran Makmur memberikan motivasi bagi para peserta didik untuk terus menumbuhkan semangat perdamaian di lingkungan sekitar mereka. (Humas)
Editor: Fadilah