Metro, MAN 1 (Humas) --- Prestasi mencengangkan kembali diukir di Tingkat Nasional. Tim LKTI KIR Adz - Dzakira berhasil meraih Juara 2 LKTI Nasional yang diselenggarakan oleh BEM FISIP Universitas Kadiri, Jawa Timur pada Rabu, 14 Mei 2025.
Tim yang terdiri atas nama Nazla Elfani Husna (Kelas X. 3), Hilya Maulin Annafi (Kelas XI.1) dan Mustika Fitri Cahyaningtyas (Kelas X.1) telah berhasil masuk ke dalam 7 sekolah unggulan yang berhak melaju ke babak final, antara lain MAN 2 Kota Malang, MAN 1 Tabanan, SMA Negeri Bali Mandara, SMA Negeri 5 Denpasar, MAN 2 Kota Kediri, SMA Negeri 2 Kuta Utara dan MAN 1 Metro.
Pada babak final ini Tim LKTI MAN 1 Metro mengulas fenomena yang viral di negeri ini, yaitu Fenomena #KaburAjaDulu.
Di dalam karya tulis ilmiah yang membawa mereka menjuarai even ini, mengangkat Fenomena #KaburAjaDulu. Hal ini mencerminkan eksodus tenaga kerja muda Indonesia akibat ketimpangan sosial-ekonomi dan alienasi sosial dalam dunia kerja. Rendahnya upah, terbatasnya akses pekerjaan layak, serta minimnya peluang pengembangan karier membuat mereka merasa tidak dihargai di dalam negeri.
Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena ini melalui konsep alienasi sosial Karl Marx serta mengidentifikasi faktor-faktor pendorongnya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian literatur dari jurnal akademik, laporan ketenagakerjaan, dan diskusi di media sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja muda mengalami keterasingan dari hasil kerja (minimnya apresiasi terhadap tenaga mereka), proses kerja (rekrutmen yang lebih menitikberatkan usia dan pengalaman daripada kompetensi), sesama pekerja (persaingan tidak sehat akibat nepotisme), serta potensi diri (kurangnya peluang pengembangan karier).
Dengan demikian, #KaburAjaDulu bukan sekadar tren migrasi ekonomi, melainkan refleksi dari sistem ketenagakerjaan yang gagal memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Adelia Rahmawati, S. Ag selaku pembimbing LKTI mengatakan, 'Kami merasa sangat bangga dan terharu atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh siswa kami dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Vol. 6 yang diselenggarakan oleh BEM FISIP Universitas Kadiri, hingga berhasil meraih Juara 2. Prestasi ini bukan hanya menunjukkan kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga kepedulian terhadap isu-isu sosial yang sangat relevan dengan realitas generasi muda saat ini, 'ungkapnya.
'Karya ilmiah yang mengangkat fenomena #KaburAjaDulu telah menunjukkan keberanian untuk bersuara mengenai tantangan serius yang dihadapi para tenaga kerja muda Indonesia. Dengan pendekatan analisis kritis melalui konsep alienasi sosial dari Karl Marx, siswa kami mampu menunjukkan bahwa tren ini bukan sekadar pelarian, melainkan cerminan dari kegagalan sistemik dalam memberikan keadilan dan harapan bagi generasi produktif bangsa, 'jelasnya.
Mita Nafisah, S. Pd selaku pembina KIR Adz - Dzakira menambahkan, 'Sebagai guru, saya merasa bangga menjadi bagian kecil dari proses tumbuhnya kesadaran kritis ini. Saya berharap capaian ini tidak menjadi akhir, melainkan awal dari kiprah akademik yang lebih luas dan berdampak. Teruslah menulis, teruslah berpikir kritis, dan jangan pernah lelah menyuarakan kebenaran melalui karya ilmiah, 'harapnya.
Terakhir pesan dari keduanya, 'Selamat dan teruslah menjadi bagian dari generasi yang berani berpikir dan bertindak untuk perubahan, 'lanjutnya.
Merespon hal tersebut, Miswanto, M. Pd selaku guru dan Koordinator Bidang Prestasi Akademik dan Non - Akademik berujar, 'Alhamdulillah, Barakallah Pak Kamad & Team KIR MAN 1 Metro atas konsistensi prestasinya di bidang riset. Kata para profesor berpengaruh di dunia pendidikan, unggul tidaknya suatu entitas pendidikan tergantung kepada riset & publikasi ilmiahnya, 'jelasnya.
Ungkapan penuh rasa syukur, bangga dan haru terucap dari Kepala MAN 1 Metro H. Sarjono, S. Pd., M. Pd, 'Selamat ya nak, Kalian memang HEBAT, 'bangganya. (Jr/Anggithya)
