Tanggamus, MAN 1 (Humas)- Sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi peserta didik sejumlah guru MAN 1 Tanggamus lakukan Pembinaan dan Pembekalan kepada peserta Olimpiade 2025. Jum'at (17/01/25).
Pembekalan dilakukan di Aula MAN 1 Tanggamus pada pukul 10.30 WIB sampai dengan selesai . Kegiatan tersebut di agendakan oleh Pembina presentasi Maryadi Budi Wiyono, S.Pd yang didampingi kepala MAN 1 Tanggamus H. Gunawan Susanto, S.Pd.,M.Pd guru pembina Dwi Febri Hidayati, S.Pd, Retno Laely Safitri, S.Pd.,Merliana, S.Pd., Rusiana Samba, M.Si, Tety Malinda, ST, dan guru lainnya yang mumpuni dibidang tersebut serta peserta olimpiade yang terdiri dari 28 peserta dari kelas X dan XI.
Olimpiade diprediksi akan dilaksanakan bulan februari sampai juli 2025. Dan mapel yang diikuti peserta didik yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Astronomi, Geografi, dan Kebumian .
Maryadi Budi Wiyono, S.Pd mengatakan, pembekalan serta pembinaan Olimpiade dilakukan untuk mempersiapkan peserta didik yang nantinya akan mengkuti Olimpiade tahun 2025.
“Kita melakukan pembekalan serta bimbingan terhadap siswa/i yang mengkuti Olimpiade tahun 2025. Selain itu, kita juga memberikan motivasi, daya juang serta inspirasi agar siswa/i dapat mengembangkan potensinya.” Ungkap Maryadi.
Kamad MAN 1 Tanggamus H. Gunawan Susanto, S.Pd.,M.Pd memberikan tanggapan adanya bimbingan tersebut. “Apresiasi kepada guru pembimbing serta peserta didik yang terlibat. Semoga ikhtiar ini memberikan hasil yang baik dan maksimal.” Kata Gunawan.
"Anda bisa ketika anda berfikir bahwa anda bisa. orang hebat bisa dikalahkan dengan Ridho Allah SWT." Kata Gunawan dalam memberikan motivasi kepada peserta.
MAN 1 Tanggamus dikatakan hebat jika kalian dapat mewakili seluruh peserta didik.
Melalui program bimbingan Olimpiade ini, MAN 1 Tanggamus tidak hanya bertujuan untuk meraih prestasi semata, tetapi juga ingin menumbuhkan semangat kompetitif dan jiwa kepemimpinan pada peserta didik. Diharapkan, pengalaman mengikuti Olimpiade dapat menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan di masa depan. (Seftiamela)
