Tanggamus, MAN 1 (Humas) – MAN 1 Tanggamus sukses menggelar Market Day sebagai puncak dari proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil 'Alamin (P5RA) dengan tema "Limbah Plastik, Dari Sampah Jadi Unik". Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik kelas X dan XI ini resmi dibuka oleh Rusiana Samba, M.Si., selaku Wakil Kepala madrasah Bidang Kurikulum. Sabtu, 23/11/2024.
Dalam Market Day ini, peserta didik MAN 1 Tanggamus menunjukkan kreativitas mereka dalam mengolah limbah plastik menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomis. Mulai dari kerajinan tangan, perlengkapan rumah tangga, hingga fashion item yang unik dan menarik. Semua produk yang dipamerkan merupakan hasil dari proses pembelajaran dan eksplorasi siswa selama beberapa waktu.
Rusiana Samba dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme peserta didik dan guru dalam mengikuti kegiatan P5RA ini. "Saya sangat bangga melihat kreativitas dan kepedulian peserta didin terhadap lingkungan. Melalui P5RA, peserta didik tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar langsung dari alam dan masyarakat," ujarnya.
Selain memamerkan produk, peserta didik juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan proses pembuatan produk mereka. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan presentasi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling belajar dan bertukar ide antar peserta didik.
Market Day P5RA MAN 1 Tanggamus tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan jiwa wirausaha peserta didik. Dengan menjual produk hasil karya mereka, peserta didik dapat belajar tentang manajemen keuangan dan pemasaran.
Kepala MAN 1 Tanggamus, Gunawan Susanto, S.Pd., M.Pd, ketika ditemui oleh tim Humas berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. "P5RA merupakan program yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan," ungkapnya.
Melalui kegiatan P5RA ini, diharapkan peserta didik MAN 1 Tanggamus dapat menjadi generasi muda yang inovatif dan mampu memberikan solusi atas permasalahan lingkungan yang ada. (Eka/Seftia/Mela Basyar)