Lampung Tengah, Kemenag (Humas)— Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan umat di Kampung Rukti Harjo, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (25/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Mushola Al Mu’awwanah dan Majelis Taklim Uswatun Hasanah itu diikuti ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I, Camat Seputih Raman beserta jajaran Forkopincam, Kepala KUA Kecamatan Seputih Raman, para Penyuluh Agama Islam, tokoh masyarakat, tokoh agama.
Dalam sambutannya, Maryan Hasan menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj dan haul ulama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana refleksi spiritual untuk memperkuat kualitas keimanan dan akhlak umat.
“Isra Mikraj mengajarkan kita tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter. Sementara haul ulama mengingatkan kita akan jasa para pendahulu yang telah mewariskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mikraj dan keteladanan para ulama harus diwujudkan dalam kehidupan sosial sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kementerian Agama terus mendorong agar kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini menjadi ruang edukasi umat, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kebersamaan lintas elemen masyarakat,” tambahnya.
Acara inti diisi dengan tausiyah oleh KH. Syamsudin Thohir, pengasuh Pondok Pesantren Darul A’mal Metro, Lampung. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meneladani perjuangan dan akhlak para ulama, memperdalam keimanan, serta mengaktualisasikan pesan Isra Mikraj dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui penguatan ibadah, etika sosial, dan kepedulian terhadap sesama.
Peringatan Isra Mikraj dan Haul KH. Achmad Marzuqi ini diharapkan menjadi wahana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan para ulama, serta memperkokoh persatuan umat di Kecamatan Seputih Raman dan sekitarnya. (Ria/MB)
