Search

Maryan Hasan: RA Harus Jadi Kawah Candradimuka Generasi Kreatif, Religius Dan Berdaya Saing

maryan-hasan-ra-harus-jadi-kawah-candradimuka-generasi-kreatif-religius-dan-berdaya-saing
Fotografer: Roberto

Lampung Tengah, Kemenag (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan Gebyar Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Zona Wilayah Timur Tahun 2026 yang digelar di RA Al Mubarok, Kecamatan Bandar Mataram, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam penguatan pendidikan karakter dan pengembangan kreativitas anak usia dini berbasis nilai-nilai keislaman. Hadir dalam kegiatan itu Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Lampung Tengah, para pengawas madrasah, Ketua Yayasan Al Mubarok, serta perwakilan dari 11 Raudhatul Athfal se-Kecamatan Bandar Mataram. Sebanyak 354 peserta didik RA turut ambil bagian dalam kegiatan.

Mengusung tema "Anak-anak RA Menuju Generasi Islam yang Unggul, Bermasyarakat dan Mendunia, Sholih dan Sholekhah, Bermain, Tampil Kreatif dan Berbudaya Sejak Dini," kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi sekaligus pembinaan potensi anak-anak sejak usia emas perkembangan mereka.

Beragam kegiatan edukatif dan kreatif ditampilkan dalam gebyar tersebut, mulai dari lomba mewarnai, tari tradisional, hingga hafalan Asmaul Husna. Seluruh rangkaian kegiatan memperlihatkan semangat pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai religius, budaya, dan kepercayaan diri kepada peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, menegaskan pentingnya perhatian terhadap pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membangun generasi bangsa yang unggul dan berkarakter.

"Raudhatul Athfal bukan sekadar tempat belajar bagi anak-anak, tetapi menjadi ruang pembentukan karakter, akhlak, dan kreativitas sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin melahirkan generasi yang percaya diri, kreatif, berakhlakul karimah, serta memiliki kesiapan menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman," ujar Maryan Hasan.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, khususnya para pendidik dan orang tua, dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendidikan yang humanis, religius, dan berorientasi pada penguatan karakter.

Suasana kegiatan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan atraksi kreatif dari peserta didik RA yang menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para guru, orang tua, dan tamu undangan. Momentum tersebut sekaligus menjadi cerminan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah sejak jenjang usia dini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.


Editor: Aziz
Copyright : Datin Kanwil