Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Masir Ibrahim Ajak Siswa MIN 1 Way Kanan Mengenang dan Mengisi Kemerdekaan dengan Semangat Iman dan Ilmu

Senin, 11 Agustus 2025 Humas Way Kanan
Masir Ibrahim Ajak Siswa MIN 1 Way Kanan Mengenang dan Mengisi Kemerdekaan dengan Semangat Iman dan Ilmu
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, menjadi pembina upacara di MIN 1 Way Kanan pada Senin pagi (11/08/2025).


Upacara berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh Kepala MIN 1, guru, dan staf madrasah serta seluruh siswa. Kehadiran Kepala Kemenag ini memberikan semangat tersendiri bagi keluarga besar MIN 1 Way Kanan, khususnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI dengan penuh makna dan semangat kebangsaan yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman.

Upacara bendera ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan keagamaan kepada para siswa sejak dini.

Dalam amanatnya, Masir Ibrahim mengajak seluruh peserta upacara untuk mengenang kembali sejarah perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan dari penjajah. Ia menekankan pentingnya menghargai jasa para pejuang dengan cara mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif, terutama dengan semangat belajar yang tinggi.

"Sebagai generasi penerus bangsa, kalian wajib belajar. Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun bangsa yang maju dan berakhlak. Jangan sia-siakan kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata," ujarnya penuh semangat.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga ibadah, khususnya shalat lima waktu, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ia mengutip pepatah "Man jadda wa jada", yang berarti barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil. Nilai ini diharapkan bisa memotivasi siswa untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah dalam belajar maupun beribadah.

"Shalat adalah tiang agama. Kalau kalian ingin hidup sukses, dunia dan akhirat, jangan tinggalkan shalat, dan yang paling penting, mohonlah doa dan ridho dari orang tua. Hormati mereka, juga hormati guru kalian. Karena keberkahan ilmu datang dari adab dan doa," pesannya mengakhiri amanat upacara. (Humas)


Editor : Fadilah