Tanggamus, MAN 1 (Humas)- Peserta didik MAN 1 Tanggamus beberapa hari lalu berkompetisi dalam Lomba Kemah Literasi Konservasi. Dengan semangat tinggi, Pada hari ini peserta didik berprestasi ini lolos babak penyisihan Kabaret, Selasa 29/10/2024.
Aula MAN 1 Tanggamus menjadi saksi bisu keseriusan para peserta didik dalam menggarap proyek videonya. Dibawah bimbingan Herawansyah, S.Kom selaku pembina, mereka berkolaborasi untuk menghasilkan karya terbaik dan lolos babak penyisihan.
Tim yang terdiri dari Baina Rizkia XII IPS1, Shelyka XII IPS1, Manda Mufida XII IPA2, Yuda Mahendra XII IPA2, Icha Chayani XII IPA2, Faris XII IPA2, Nadia Lestari XII IPA1, M. Fahri XII IPa3, Farel XI 4, dan Nurul XI 2, nampak begitu kompak dan antusias. Mereka saling berbagi ide dan berdiskusi untuk menyusun konsep video yang kreatif dan inspiratif.
Tema lomba yang diusung oleh penyelenggara, YIARI, yaitu "Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional", menjadi fokus utama dalam lomba .
Herawansyah, S.Kom selaku pembina mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih “Saya yakin mereka akan memberikan yang terbaik dalam lomba ini, dan Alhamdulillah hari ini mereka membuktikan dedikasi dimana peserta didik ini lolos babak penyisihan kabaret 2024. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan peserta didik dapat lebih mencintai alam dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lomba Kemah Literasi Konservasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Selain itu, lomba ini juga bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan menulis di kalangan siswa serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial.
Gunawan Susanto, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Madrasah mengatakan, "Terimakasih atas perjuangannya dan prestasi yang diberikan peserta didik MAN 1 Tanggamus, Kemenangan bukan hanya sekadar sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa peserta didik MAN 1 Tanggamus memiliki kualitas yang mumpuni dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi." Ungkapnya
Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat energi, dan menanam pohon. Ingatlah, bumi adalah rumah kita bersama. (Seftia/Mela Basyar)