Bandar Lampung, MAN 2 (Humas) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung menggandeng Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandar Lampung dalam sebuah sosialisasi yang menyentuh ratusan siswa. Dengan pemateri utama Kepala BP3MI Lampung, Ahmad Fauzi, kegiatan ini bukan sekadar penyampaian materi, melainkan membuka jendela baru bagi para pelajar tentang bagaimana mewujudkan mimpi berkarier di luar negeri secara aman dan legal. Kegiatan ini dilaksanakan di aula serbaguna MAN 2 pada Jumat (10/10/2025).
Walaupun dilaksanakan di aula serbaguna, suasana
sosialisasi terasa hidup. Ahmad Fauzi tidak sekadar berpidato, tetapi
berinteraksi dengan para siswa. Ia memaparkan dengan lugas tentang peluang
besar yang bisa diraih jika para pelajar kelak memilih jalur menjadi Pekerja
Migran Indonesia (PMI) profesional, jauh dari jerat penipuan yang kerap
menjebak.
Dalam pemaparannya, Fauzi menekankan bahwa
penempatan PMI ke luar negeri hanya bisa dilakukan melalui lima jalur resmi
yang terjamin keamanannya. "Jangan mudah tergiur dengan
tawaran-tawaran instan yang tidak jelas. Masa depan kalian jauh lebih berharga
daripada risiko yang mengintai," tegas Fauzi, yang langsung disambut
anggukan para siswa.
Tidak hanya itu, Fauzi juga memberikan motivasi.
Ia membagikan kisah sukses para PMI yang berhasil meraih pendapatan fantastis
dan bahkan menjadi pengusaha sukses sekembalinya ke tanah air. "Pendapatan
hampir Rp800 juta dalam tiga tahun bukan lagi cerita, tetapi fakta nyata bagi
PMI yang kompeten dan berangkat melalui jalur yang benar," ungkapnya,
mengutip salah satu podcast yang pernah disiarkan.
Kepala MAN 2
Bandar Lampung menyambut baik kegiatan ini. "Sosialisasi ini sangat penting, terutama bagi siswa kelas XII yang
akan melanjutkan pendidikan atau mencari jalur karier. Ini membuka perspektif
baru bahwa kerja di luar negeri bukan hal tabu, asalkan ditempuh dengan cara
yang benar, apalagi madrasah ini memiliki 3 kelas keterampilan yakni
tatabusana, otomotif dan elekro atau AC Pendingin" ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab.
Banyak siswa yang penasaran dengan prosedur, syarat, dan jenis pekerjaan yang
bisa dipilih. Fauzi dan timnya dengan sabar menjawab setiap pertanyaan,
memberikan pemahaman yang komprehensif.
Sosialisasi ini bukan hanya sebatas acara, melainkan investasi pengetahuan untuk masa depan. BP3MI Lampung menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi generasi muda agar tidak menjadi korban penipuan, sekaligus memotivasi mereka untuk berani bermimpi dan meraih kesuksesan di kancah global. (Humas)
Editor : Fadilah