Way Kanan, MIN 1 (Humas) -- MIN 1 Way Kanan, melaksanakan sebuah kegiatan rutin yang menjadi kebanggaan madrasah kembali berlangsung dengan penuh semangat. Sebanyak 20 siswa mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an yang dipimpin oleh Budi Andiansyah, S.Pd.I dan Hj.Umiyani, S.Ag. Program tahfidz ini telah menjadi salah satu program unggulan madrasah sejak awal 2022, dan terus berjalan dengan konsisten sa,pai dengan saat ini.
Hj.Umiyani
menjelaskan, siswa yang belum lancar dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an,
telah disiapkan metode pembinaan khusus dengan menggunakan teknik baca cepat
secara klasikal. Tujuannya adalah memastikan bahwa semua siswa mampu membaca
dan menghafal dengan baik, tanpa ada yang tertinggal.
Kegiatan tahfidz
dilakukan sebanyak satu kali dalam seminggu, di mana setiap hari Jum’at para
siswa diwajibkan menyetor hafalan sebanyak lima ayat. Pada setiap hari Jumat,
diadakan juga program "Jumat Berkah", yang menjadi momen spesial bagi
siswa untuk menyempurnakan hafalan mereka.
Budi menambahkan
bahwa program tahfidz ini hadir untuk memberikan nilai lebih dalam pendidikan
Islam di MIN 1 Way Kanan. “Sebagai madrasah berciri khas Islam, kami merasa
penting untuk menambahkan program ekstrakurikuler tahfidz Al-Qur’an dalam
kurikulum. Ini merupakan bagian dari upaya kami agar siswa lebih mencintai,
menghafal, dan melafalkan Al-Qur’an dengan baik, sesuai tajwidnya,” ujarnya.
Program ini
bukan hanya sekadar hafalan, melainkan juga bertujuan untuk mencetak generasi
hafiz dan hafizah yang cinta Al-Qur’an serta mampu mengimplementasikan
ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap, dengan adanya
program tahfidz ini, telah lahir generasi Qurani yang tidak hanya menghafal,
tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan mereka,” ujar
budi dan Hj. Umiyani penuh harap.
Melalui program ini, MIN 1 Way Kanan bertekad untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berlandaskan pada nilai-nilai agama yang kuat. Kegiatan tahfidz menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam membangun pondasi keagamaan bagi siswa-siswinya. (Rina)
Editor : Fadilah
