Way Kanan, KUA Bahuga (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bahuga terus meneguhkan perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan ketahanan keluarga. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (Catin) yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di KUA Kecamatan Bahuga.
Kegiatan ini
diikuti oleh empat pasang calon pengantin se-Kecamatan Bahuga sebagai langkah
preventif dalam membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan berlandaskan
nilai-nilai keislaman sejak sebelum akad nikah dilangsungkan.
Bimbingan
dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bahuga, Robi Cahyadi, didampingi Imam
Syuhadi, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bahuga. Materi yang disampaikan
mencakup penguatan ibadah (ubudiah), pemahaman fiqh perkawinan, komunikasi
dalam rumah tangga, serta pemahaman Undang-Undang Perkawinan sebagai rambu
hukum dalam kehidupan berkeluarga.
Dalam
arahannya, Robi Cahyadi menegaskan bahwa bimbingan pra-nikah merupakan
investasi jangka panjang bagi ketahanan keluarga.
“Banyak
persoalan rumah tangga bermula dari minimnya pemahaman sejak awal. Melalui
bimbingan ini, kami ingin calon pengantin menikah dengan kesiapan iman, mental,
dan pengetahuan hukum,” tegasnya.
Ia juga
menambahkan bahwa pernikahan tidak cukup hanya berlandaskan cinta, tetapi harus
disertai komitmen dan tanggung jawab.
“Pernikahan
adalah akad suci sekaligus perjanjian yang diatur oleh agama dan negara. Jika
dipahami dengan benar, insyaallah keluarga akan tumbuh sakinah dan memiliki
daya tahan,” ujarnya.
Sementara itu,
Imam Syuhadi menekankan pentingnya aspek spiritual dan komunikasi dalam
membangun rumah tangga.
“Ibadah yang
kuat, pemahaman fiqh yang benar, serta budaya musyawarah adalah kunci menjaga
keharmonisan. Suami dan istri harus menjadi mitra sejajar yang saling
menguatkan dalam setiap kondisi,” ungkapnya.
Melalui
kegiatan ini, KUA Bahuga berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara
administratif, tetapi juga matang secara rohani, emosional, dan hukum.
Bimbingan perkawinan ini menjadi ikhtiar nyata agar pernikahan yang dimulai di
KUA Bahuga benar-benar berujung pada keluarga yang sakinah, bahagia, dan
bermartabat. (Humas)
Penulis : Ali/Bukhori/Dhany
Editor : Anggithya