Way Kanan, KUA Bumi Agung (Humas) - - Aroma kebahagiaan menyerbak di seantero Kampung Karangan, Kecamatan Bumi Agung, pada Selasa pagi, 31 Maret 2026. Di penghujung bulan Maret yang bertepatan dengan suasana hangat pasca-Idul Fitri 1447 H, sebuah peristiwa menyentuh hati terjadi saat Agustinus Setiawan, seorang mualaf, resmi menjemput takdir cintanya dengan meminang Ita Noviani.
Prosesi akad nikah yang penuh kekeluargaan ini
menjadi kian istimewa dengan kehadiran langsung Kepala Kantor Urusan Agama
(KUA) Bumi Agung, H. Wastam, yang bertindak sebagai pemandu sekaligus pencatat
sah ikatan suci tersebut.
Langkah Baru, Keyakinan Baru bagi Agustinus
Setiawan, hari ini bukan sekadar perayaan cinta biasa. Pernikahan ini merupakan
tonggak sejarah dalam hidupnya setelah memutuskan memeluk agama Islam. Dengan
setelan jas yang rapi dan raut wajah penuh konsentrasi, ia duduk di hadapan
penghulu untuk mengikrarkan janji suci.
Di bawah bimbingan H. Wastam, Agustinus
mengucapkan kalimat ijab kabul dengan tegas dan lancar. Suasana hening seketika
pecah dengan ucapan "Sah!" dari para saksi dan keluarga yang hadir,
menandai resminya hubungan mereka di mata agama dan negara.
Dalam tausiyah singkatnya, Kepala KUA Bumi
Agung, H. Wastam, memberikan apresiasi sekaligus wejangan bagi pasangan baru
ini. Beliau menekankan bahwa membangun rumah tangga bagi seorang mualaf adalah
tantangan sekaligus ladang pahala yang besar.
"Hari ini, saudara Agustinus tidak hanya
menyempurnakan separuh agamanya, tetapi juga memulai perjalanan sebagai imam
dalam keluarga. Jadikanlah rumah tangga ini sebagai madrasah pertama untuk
memperdalam iman dan takwa," pesan H. Wastam dengan penuh kebapakan.
Beliau juga memuji kesiapan administrasi kedua
mempelai, sehingga proses pencatatan nikah di penghujung Maret ini berjalan
tanpa kendala sedikit pun.
Pernikahan yang berlangsung di kediaman
mempelai wanita di Kampung Karangan ini menjadi simbol indahnya kebersamaan dan
toleransi. Keluarga besar kedua belah pihak tampak haru menyaksikan momen
tersebut.
Acara ditutup dengan penyerahan Buku Nikah
secara simbolis oleh H. Wastam kepada kedua mempelai. Kini, Agustinus dan Ita
siap melangkah bersama, mengukir kisah baru dalam bingkai rumah tangga yang
diharapkan menjadi sakinah, mawaddah, wa rahmah. (Humas)
Penulis :
Editor : Anggithya
