Pringsewu – Sebagai bagian dari upaya menuju Adiwiyata 2025, MAN 1 Pringsewu menghadirkan inovasi literasi lingkungan melalui media majalah dinding (mading) yang dikelola langsung oleh para kader Adiwiyata. Mading ini tidak hanya mengusung tema pelestarian lingkungan, tetapi juga mengangkat topik gaya hidup sehat dengan tajuk "AYO! Hidup SEHAT".
Deo dan Safa, kader Adiwiyata yang bertugas di bidang dokumentasi dan informasi, menjadi penggerak utama dalam pengembangan mading ini di bawah bimbingan guru pembimbing. Mereka berharap mading ini menjadi media edukatif yang menyenangkan dan bermanfaat bagi seluruh siswa.
"Kami memilih tema Adiwiyata karena sejalan dengan tujuan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," ujar Deo, Senin (26/5/2025)
Safa menambahkan, "Kami ingin mading ini menjadi wadah kreatif yang mendorong siswa lebih peduli terhadap lingkungan dan kesehatan."
Mading yang mengangkat kampanye “AYO! Hidup SEHAT” ini memuat enam pesan penting tentang penerapan pola hidup sehat. Pertama, pentingnya rajin berolahraga. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Meskipun tubuh terasa letih sesaat setelah berolahraga, manfaat kesehatannya akan dirasakan dalam jangka panjang.
Kedua, edukasi tentang pola makan seimbang melalui konsep “Isi Piringku” juga menjadi sorotan. Komposisi ideal konsumsi harian meliputi 30% makanan pokok, 30% sayur, 20% lauk-pauk, dan 20% buah-buahan. Dengan porsi yang seimbang dan bergizi, tubuh akan lebih sehat dan berenergi.
Ketiga, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu poin penting yang disampaikan. Kebersihan lingkungan ternyata berpengaruh langsung terhadap kesehatan tubuh. Lingkungan yang bersih dapat mencegah berkembangnya berbagai penyakit dan menciptakan suasana yang nyaman untuk belajar.
Selanjutnya, mading ini mengingatkan siswa untuk tidak mengabaikan waktu istirahat. Istirahat yang cukup sangat penting agar tubuh tetap bugar dan terhindar dari risiko penyakit. Kelelahan memang bisa datang, tetapi pemulihan melalui tidur yang cukup memberikan dampak besar bagi kesehatan fisik dan mental.
Kelima, kampanye untuk tidak merokok juga menjadi bagian penting dalam isi mading. Disampaikan dengan pesan yang tegas, “Paru-paru dirancang untuk menghirup udara segar, bukan asap rokok.” Peringatan ini sekaligus mendukung momentum World No Tobacco Day, sebagai ajakan untuk menjauhi bahaya rokok.
Terakhir, pentingnya rutin memeriksa kondisi kesehatan juga menjadi perhatian. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, siswa dapat mendeteksi penyakit sejak dini, memantau kondisi tubuh, memperoleh edukasi kesehatan, dan mencegah munculnya penyakit yang lebih serius.
Dengan tampilan yang menarik dan konten edukatif yang variatif, mading ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan minat baca, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan. Program ini merupakan wujud nyata dukungan MAN 1 Pringsewu terhadap gerakan Adiwiyata dan kampanye hidup sehat di kalangan pelajar.
