Way Kanan, KUA Bahuga (Humas) - - Suasana kebersamaan dan kehangatan terasa di Kampung Serdang Kuring, Kecamatan Bahuga, Sabtu (31/01/2026). Penyuluh Agama Islam setempat, Imam Syuhadi, melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Arrohman dengan mengangkat tema menjaga dan memperkuat kerukunan sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh lebih dari
50 jamaah yang terdiri dari berbagai latar belakang usia dan keluarga.
Pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya KUA Bahuga dalam memperkuat
nilai-nilai keagamaan yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sosial
masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Imam Syuhadi menegaskan
bahwa kerukunan tidak hadir secara otomatis, melainkan harus dirawat secara
sadar dan berkelanjutan. Menurutnya, sikap saling memahami, menahan diri, serta
mengedepankan ukhuwah merupakan kunci utama terciptanya kehidupan masyarakat
yang harmonis. “Kerukunan adalah buah dari kesadaran bersama untuk menempatkan
persaudaraan di atas perbedaan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa majelis taklim
memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran agama sekaligus wahana
penguatan persaudaraan. Melalui pertemuan keagamaan yang rutin, jamaah tidak
hanya memperdalam pemahaman keislaman, tetapi juga belajar mengelola perbedaan
dengan bijak dan penuh kasih.
Pembinaan ini bertujuan memberikan pemahaman
praktis kepada jamaah tentang pentingnya menjaga lisan, sikap, dan perilaku
dalam kehidupan sehari-hari agar tidak memicu konflik sosial. Imam Syuhadi
menekankan bahwa pengamalan nilai-nilai agama secara utuh akan melahirkan
kerukunan yang tumbuh dari lingkungan keluarga, majelis taklim, hingga
masyarakat luas.
Para jamaah Majelis Taklim Arrohman menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen KUA Bahuga dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat. (Humas)
Penulis : Ali/Dhany
Editor : Anggithya
