Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Mewakili Kepala Kemenag, Zainal Arifin Hadiri Peresmian KBIHU Assyafiiyah

Kamis, 12 September 2024 Humas Tulang Bawang
Mewakili Kepala Kemenag, Zainal Arifin Hadiri Peresmian KBIHU Assyafiiyah
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas)Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Zainal Arifin mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin, secara resmi meresmikan Kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Assyafiiyah yang bertempat di Rawajitu Selatan, Kamis (12/09/2024).

Peresmian KBIHU Assyafiiyah diresmikan secara langsung oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah yang disaksikan langsung oleh para pengurus KBIHU Assyafiiyah

Dalam laporannya Ketua KBIHU Assyafiiyah, Nachrowi Abas, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung berdirinya kantor baru tersebut. Ia juga memohon arahan dan bimbingan dari  Kantor Kementerian Agama Tulang Bawang agar KBIHU Assyafiiyah dapat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jemaah haji dan umrah di wilayah Rawajitu Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal Arifin memaparkan beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan KBIHU dalam melaksanakan bimbingan haji dan umrah.

"Pertama, Pembimbing yang Kompeten. Kualitas pembimbing sangat penting, pembimbing harus memiliki pemahaman mendalam tentang manasik haji dan umrah, serta mampu menyampaikan materi dengan jelas, mendidik, dan inspiratif, sesuai dengan tuntunan syariah.” kata Zainal.


"Kedua, Program Bimbingan yang Terstruktur. KBIHU yang sukses memiliki program bimbingan yang terstruktur dan komprehensif. Program ini mencakup teori, praktik manasik, serta persiapan mental dan fisik bagi jemaah agar siap menghadapi tantangan selama haji atau umrah,” paparnya.

"Ketiga, Pendampingan yang Intensif. Keberhasilan KBIHU juga dipengaruhi oleh pendampingan yang intensif, baik sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan ibadah. Pendampingan ini memastikan bahwa jemaah benar-benar memahami dan menjalankan ibadah sesuai tuntunan," tambahnya.

"Keempat, Konsistensi Pelayanan. Pelayanan yang konsisten dan responsif terhadap kebutuhan jemaah adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan jemaah. Pelayanan ini meliputi bimbingan spiritual, logistik, hingga dukungan kesehatan,” ungkap Zhay

"Selanjutnya yang ke lima, Kerjasama dengan Lembaga Terkait. KBIHU yang efektif biasanya memiliki kerjasama yang baik dengan lembaga-lembaga seperti Kementerian Agama, travel haji dan umrah resmi, serta penyedia layanan di tanah suci, untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan maksimal," ucapnya.

Zainal mengungkapkan, dengan menerapkan kelima faktor tersebut, KBIHU dapat memberikan bimbingan yang berkualitas dan membantu jemaah melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan lancar serta khusyuk.  "Semoga masyarakat Rawajitu Selatan dari hasil acara ini, adanya peningkatan kualitas bimbingan haji dan umroh terstruktur dan optimal, meningkat pelayanannya kepada jemaah haji dan umroh,” tandas Zainal.

Acara ini di hadiri juga oleh KH. Sopyan, KH. Amin Fauzi Assa Tour, Gus Tanto, Perwakilan dari BPJS ketenagakerjaan, tokoh agama dan calon jemaah haji. (lisa/dody)