MGMP IPA di bawah naungan KKM MTsN 2 Lampung Tengah mengadakan kegiatan sosialisasi Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Madrasah (UM) pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang multimedia MTsN 2 Lampung Tengah dan dihadiri oleh seluruh guru mata pelajaran IPA se-KKM MTsN 2 Lampung Tengah.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Ketua KKM MTsN 2 Lampung Tengah yang diwakili oleh H. Sudarno, M.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh dan seragam kepada para guru IPA terkait aturan, mekanisme, dan teknis pelaksanaan Ujian Madrasah sesuai dengan POS yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, H. Sudarno, M.Pd. menyampaikan bahwa sosialisasi POS Ujian Madrasah merupakan langkah penting dalam menyukseskan pelaksanaan evaluasi akhir peserta didik. “POS Ujian Madrasah menjadi pedoman utama yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh guru agar pelaksanaan ujian berjalan tertib, objektif, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antar madrasah dalam lingkup KKM. “Melalui forum MGMP ini, diharapkan tidak terjadi perbedaan persepsi dalam pelaksanaan Ujian Madrasah, khususnya pada mata pelajaran IPA,” tambahnya.
Materi sosialisasi yang disampaikan meliputi tahapan persiapan Ujian Madrasah, penyusunan dan penelaahan soal, teknis pelaksanaan ujian, hingga pengolahan serta pelaporan hasil ujian. Seluruh materi disampaikan secara sistematis agar dapat dipahami dan diterapkan di masing-masing madrasah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para guru IPA terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif menyampaikan pertanyaan serta masukan terkait pelaksanaan Ujian Madrasah di satuan pendidikan masing-masing.
Dengan dilaksanakannya sosialisasi POS Penyelenggaraan Ujian Madrasah ini, MGMP IPA KKM MTsN 2 Lampung Tengah berharap pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat berjalan dengan lancar, berkualitas, dan akuntabel sesuai dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia.(Sandi/Mela basyar)