Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

MIN 1 Tanggamus Memperingati Idul Yatama Sekaligus Pemberian Santunan Anak Yatim dan Piatu

Senin, 22 Juli 2024 Humas Tanggamus
MIN 1 Tanggamus Memperingati Idul Yatama Sekaligus Pemberian Santunan Anak Yatim dan Piatu
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas)  -- MIN 1 Tanggamus memperingati Idul Yatama atau Lebaran Anak Yatim yang jatuh pada tanggal 13 Muharam dengan menggelar acara santunan bagi siswa yatim dan piatu. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan upacara MIN 1 Tanggamus, Jalan Dr. Syaioful Anwar No 24 Kuripan Kec. Kotaagung, pada Hari Jum’at pukul 07.30 pagi.

Peringatan Idul Yatama ini dimulai dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh siswa dan setelah itu dilanjutkan Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Kepala Madrasah, Kusairi, S.Pd.I dengan jumlah 22 orang terdiri dari Yatim dan Piatu.

Kegiatan menyantuni anak yatim dan Piatu ini dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan anjuran dari Nabi Muhammad saw. yang menyebutkan bahwa amalan pada hari Asyura (13 Muharam) memiliki keutamaan khusus. Dalam hadis Rasulullah saw. disebutkan, “Barangsiapa berpuasa pada hari Asyura (tanggal 19) Muharram, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala 10.000 pahala syuhada. Dan barangsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya.”

Lebaran Anak Yatim, sebagaimana dikenal dalam tradisi masyarakat Indonesia, merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada anak yatim. Tradisi ini mencerminkan kebahagiaan anak yatim yang mendapat perhatian dan kasih sayang lebih pada hari Asyura. Mengusap kepala anak yatim secara kinayah diartikan sebagai perilaku penuh kasih sayang dan kelembutan, yang ditunjukkan melalui pemberian santunan dalam bentuk uang tunai.

Peringatan Idul Yatama di MIN 1 Tanggamus diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan rasa aman bagi siswa yatim dan piatu, serta menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kasih sayang dalam diri seluruh warga madrasah. (Frans/Mela Basyar)