Tanggamus Kemenag (Humas) -
Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, tiba di Kotaagung pada pukul
11.45 WIB. Kedatangan Presiden disambut dengan pengawalan ketat oleh Pasukan
Pengamanan Presiden (PASPAMPRES) serta dijaga oleh aparat TNI, Polri, dan
Aparatur Pemerintahan Kabupaten Tanggamus. Dalam kunjungan ini, Presiden Joko
Widodo didampingi oleh Menteri Perdagangan RI, Dr. (H.C) Zulkifli Hasan, S.E.,
M.M., Kapolda Lampung, serta KOREM Provinsi Lampung.
Kepala MIN 1 Tanggamus, Dewan
Guru, dan siswa-siswi MIN 1 Tanggamus menyambut kedatangan Presiden dengan
meriah. Mereka menyuarakan semangat persatuan dan kesatuan. Kepala MIN 1
Tanggamus, Kusairi, S.Pd.I, memaparkan rute kunjungan Presiden sebagai berikut:
1. Pukul 11.45 WIB: Rombongan
Presiden turun dari helikopter di Lapangan Merdeka Kotaagung.
2. Shalat Jumat: Langsung menuju
Masjid Al-Islah Kotaagung untuk melaksanakan shalat Jumat bersama.
3. Pukul 12.45 WIB: Makan siang
di Rumah Makan Pondok Bambu.
4. Pukul 13.20 WIB: Kunjungan ke
Pasar Kotaagung sekaligus memberikan Bantuan Modal Usaha kepada pedagang.
5. Kunjungan ke Rumah Sakit:
Mengunjungi Rumah Sakit Daerah Batin Mangunang Kotaagung.
Sepanjang perjalanan, antusiasme
warga tak surut. Presiden Joko Widodo dan Menteri Zulkifli Hasan membagikan
seragam dan menyempatkan diri berfoto bersama warga yang menyambut hangat di
sepanjang rute kunjungan. Ini menjadi momen istimewa bagi banyak orang,
terutama lima dewan guru MIN 1 Tanggamus yang mendapatkan kesempatan langka
berfoto bersama Presiden. Kepala MIN 1 Tanggamus, Kusairi, mengungkapkan bahwa
perjuangan mendapatkan izin foto bersama Presiden adalah usaha luar biasa,
mengingat pengawalan yang sangat ketat.
"Semoga sehat dan sukses
selalu Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo," ujar Kusairi
penuh haru.
Kunjungan ini bukan hanya menjadi momen bersejarah bagi Kotaagung, tetapi juga membangkitkan semangat dan rasa kebersamaan di antara warga. Semangat persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan oleh masyarakat Kotaagung adalah cerminan nyata dari semangat bangsa Indonesia. (Iis/Frans/Mela Basyar)
