Tanggamus Kemenag (Humas) --
Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55, MIN 1 Tanggamus turut ambil bagian
dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa yang digelar serentak pada Rabu, 23
April 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menjaga
kelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran ekologis di kalangan
generasi muda.
Penanaman pohon secara simbolis
dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr.
H. Mahmuddin Aris Rayusman, M.Pd.I, didampingi oleh Kasi Pendidikan
Madrasah Tanggamus, H. Musannip, S.Ag., M.Pd.I, dan Kepala MIN 1
Tanggamus, Kusairi, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Dr. Mahmuddin
Aris Rayusman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Madrasah dan
KUA se-Kabupaten Tanggamus atas dukungan mereka dalam menyukseskan gerakan ini.
“Gerakan ini bukan sekadar
menanam pohon, tapi menanam harapan, menumbuhkan kesadaran, dan menanamkan
tanggung jawab spiritual terhadap lingkungan. Kita tanam bersama, kita rawat
bersama, demi bumi yang lestari dan generasi masa depan yang lebih baik,"
ujarnya penuh semangat.
Senada dengan itu, Kepala MIN 1
Tanggamus, Kusairi, S.Pd.I., juga menegaskan bahwa menanam pohon adalah bentuk
nyata ibadah sosial.
"Menanam pohon adalah
tindakan penuh kebaikan. Ia menebar keberkahan, bukan hanya untuk manusia,
tetapi juga bagi seluruh ekosistem. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap
ciptaan Tuhan,” ungkap Kusairi.
Lebih lanjut, Kusairi berharap
program ini tidak berhenti di sini. Ia mengajak seluruh elemen madrasah dan
masyarakat untuk terus melanjutkan gerakan penghijauan ini dengan berbagai
jenis tanaman bermanfaat, sebagaimana gerakan "One ASN One Tree" yang
telah berjalan sebelumnya.
Matoa, dengan nama latin Pometia
pinnata, dipilih bukan tanpa alasan. Buah eksotis yang kini digemari
masyarakat Indonesia ini memiliki cita rasa unik, aroma yang khas, serta mudah
dibudidayakan. Tanaman ini sangat cocok untuk memperindah pekarangan rumah
maupun fasilitas publik.
Melalui Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa, MIN 1 Tanggamus berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan.(Frans/Mela Basyar)
