Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baiturrahim Kompleks Pemda Kabupaten Lampung Barat, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Miftahus Surur, mengikuti rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H yang dirangkai dengan kegiatan silaturahmi serta buka puasa bersama jajaran Pemerintah Daerah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Madhasnurin. Turut hadir pula unsur Forkopimda, para kepala badan antar instansi, Ketua Baznas, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kepala Kankemenag Lambar, Miftahus Surur, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya tema peringatan tahun ini, yaitu "Al-Qur'an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia". Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan pencipta, tetapi juga memberikan mandat untuk menjaga kelestarian alam dan menciptakan kerukunan global.
"Momen peringatan turunnya Al-Qur'an kali ini terasa sangat istimewa karena diisi dengan agenda "Ngaji Bersama" berupa khataman Al-Qur’an sebanyak seribu kali. Total 1065 Kali Khatam dalam sehari," ungkapnya.
M. Surur menjelaskan bahwa khataman dilaksanakan secara serentak bersama pemerintah daerah dan juga jajaran kementerian agama. "Dalam hal ini banyak pihak yang terlibat, mulai dari jajaran pemda, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan formal dan non-formal, antara lain pondok pesantren, madrasah diniyah, lembaga pendidikan Al-Qur’an, MA, MTs, MI, dan satuan lembaga pendidikan lainnya," jelasnya.
Tidak hanya fokus pada dimensi spiritual, acara ini juga menyentuh aspek sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim, lansia, dan mualaf. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga mengadakan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, sekaligus melakukan peluncuran resmi pembayaran zakat fitrah untuk tahun 1447 Hijriah.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan mushaf Al-Qur'an secara simbolis. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan sarana ibadah yang layak bagi masyarakat di pelosok daerah, sekaligus mendorong gerakan gemar membaca Al-Qur'an di setiap lapisan keluarga.
"Selain sebagai wujud syukur, aksi religius ini bertujuan untuk membumikan literasi Al-Qur'an di kalangan aparatur sipil negara dan masyarakat luas agar nilai-nilai suci tersebut meresap dalam tata kelola kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Sebagai penutup, M. Surur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya kehidupan. "Semoga spirit Al-Qur’an dapat terus kokoh menjadi pedoman utama dalam membangun daerah Lampung Barat menuju wilayah yang lebih sejahtera, religius, dan penuh keberkahan," paparnya. (Humas)
Penulis : Boy
Editor : Anggithya
