Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Monev Dana BOS Madrasah di Ngaras dan Bengkunat, Kemenag Pesisir Barat Dorong Pengelolaan Yang Tepat Sasaran

Senin, 21 Juli 2025 Humas Pesisir Barat
Monev Dana BOS Madrasah di Ngaras dan Bengkunat, Kemenag Pesisir Barat Dorong Pengelolaan Yang Tepat Sasaran
Humas Pesisir Barat
Humas Pesisir Barat

Pesisir Barat, Kemenag (Humas) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Komite pada hari ini, Senin, 21 Juli 2025, di MTs Nur Islami Al Mujjadid, Kecamatan Ngaras. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 madrasah yang berada di Kecamatan Ngaras dan Bengkunat, sebagai bagian dari upaya memastikan pengelolaan dana BOS berjalan secara optimal dan transparan.

Monev ini dipimpin langsung oleh Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Barat Hikmat Tutasry, Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam Ahmad Khotob, Bendahara Pengeluaran Suratna, beserta jajaran seksi Pendidikan Islam lainnya. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan penggunaan dana BOS dan komite dilakukan tepat jumlah, tepat sasaran, tepat penggunaan, dan sesuai prosedur. Selain itu, monev ini bertujuan menjamin bahwa dana yang diberikan pemerintah melalui program BOS benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan.

Hikmat Tutasry menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa dana BOS digunakan secara efektif untuk mendukung proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Melalui monev ini, kami juga mendorong madrasah untuk menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan dan bertanggung jawab,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara madrasah dan Kemenag untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.

Kasi Pendidikan Islam Ahmad Khotob menambahkan bahwa monev ini menjadi sarana untuk memberikan pembinaan langsung kepada madrasah dalam pengelolaan dana BOS. “Kami tidak hanya memeriksa laporan keuangan, tetapi juga memberikan arahan agar madrasah dapat mengoptimalkan dana BOS untuk kebutuhan yang benar-benar mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi kerja sama para kepala madrasah dalam menyediakan data dan laporan yang diperlukan.

Terdapat diskusi interaktif dengan perwakilan madrasah untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam pengelolaan dana BOS dalam kegiatan ini. Selain itu, tim monev juga memeriksa dokumen-dokumen terkait penggunaan dana, seperti laporan keuangan dan bukti penggunaan anggaran, untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag Pesisir Barat dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah sekaligus menjaga transparansi keuangan di wilayahnya.

Kemenag Pesisir Barat berharap hasil dari monev ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan dana BOS di masa mendatang. Madrasah-madrasah yang terletak di Kecamatan Ngaras dan Bengkunat diharapkan dapat memberikan pendidikan yang lebih berkualitas melalui pembinaan yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Kemenag dan madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Richard/Anggithya)