Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Monitoring Bantuan Inkubasi Bisnis dan BOP di Pesantren Muna Mustofa oleh Kasi Paki Kemenag Tanggamus

Selasa, 25 Februari 2025 Humas Tanggamus
Monitoring Bantuan Inkubasi Bisnis dan BOP di Pesantren Muna Mustofa oleh Kasi Paki Kemenag Tanggamus
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Pada Selasa, 25 Februari 2025, H. Muhamad Hasan Basri, S.Ag., M.M., Kepala Seksi Pemberdayaan Agama Islam (Kasi Paki) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, melakukan kegiatan monitoring di Pesantren Muna Mustofa yang terletak di Jl. Raya Gunung Batu, Pekon Campang, Kecamatan Gisting. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau penggunaan dan pelaporan bantuan inkubasi bisnis pesantren dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang diterima oleh pesantren tersebut.

Pesantren Muna Mustofa adalah salah satu pesantren yang mendapatkan dukungan dari pemerintah melalui bantuan inkubasi bisnis pesantren dan BOP. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pesantren dalam mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada santri. H. Muhamad Hasan Basri, bersama dengan staf pelaksana PAPKI, melakukan pengecekan langsung terhadap penggunaan bantuan yang diterima untuk memastikan program tersebut dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Dalam kegiatan tersebut, H. Muhamad Hasan Basri menyampaikan bahwa bantuan inkubasi bisnis pesantren bertujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan bagi santri. Hal ini penting agar mereka dapat mengembangkan keterampilan di bidang ekonomi yang dapat mendukung kemandirian pesantren. Selain itu, bantuan BOP diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan fasilitas yang memadai untuk menunjang operasional pesantren.

Monitoring ini juga mencakup evaluasi terhadap laporan penggunaan anggaran yang telah diserahkan oleh pihak pengelola pesantren kepada Kementerian Agama. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diterima digunakan sesuai dengan ketentuan yang ada dan dapat dipertanggungjawabkan dengan transparan. Pihak Kementerian Agama memberikan arahan agar pengelolaan keuangan dan operasional pesantren dapat dilakukan dengan lebih tertib dan akuntabel ke depannya.

Selama kegiatan, H. Muhamad Hasan Basri berkesempatan berdialog langsung dengan pengurus Pesantren Muna Mustofa. Ia memberikan apresiasi atas pengelolaan bantuan yang telah dilakukan dengan baik, namun juga mengingatkan agar pesantren lebih fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi santri dan masyarakat sekitar.

Kegiatan monitoring ini menjadi salah satu bagian dari komitmen pemerintah dalam pemberdayaan pesantren. Dengan adanya bantuan inkubasi bisnis pesantren dan BOP, diharapkan pesantren-pesantren di Kabupaten Tanggamus dapat berkembang lebih baik, mandiri, dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Ke depan, program-program seperti ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kontribusi pesantren dalam pembangunan pendidikan dan ekonomi di daerah. (Frans/Mela Basyar)