Tanggamus Kemenag (Humas) - Kasi
Penmad Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, H. Musannip, S.Ag.,
M.Pd.I, bersama staf pelaksana melaksanakan kegiatan monitoring Dana Bantuan
Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP)
Madrasah tahap 1 tahun 2024 di Zona 4. Kegiatan ini berlangsung di MIS
Islamiyah Pasir Parakan, Kecamatan Bulok, dan dihadiri oleh berbagai pihak
terkait.
Monitoring ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan dan pemanfaatan dana BOS dan BOP sesuai dengan ketentuan yang berlaku. H. Musannip menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan dana agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi pendidikan di madrasah. "Kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang diterima digunakan secara efektif dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," ujarnya.
Selama kegiatan monitoring, tim
juga memberikan bimbingan teknis kepada pihak madrasah mengenai penyusunan
laporan penggunaan dana. Bimbingan ini dianggap penting untuk meningkatkan
kemampuan pihak madrasah dalam membuat laporan yang akuntabel dan transparan.
"Laporan yang baik akan membantu dalam pengelolaan dana di masa
mendatang," tambah H. Musannip.
Kegiatan monitoring ini
melibatkan dialog langsung antara tim monitoring dan pengelola madrasah untuk
mendiskusikan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan dana. Para pengelola
madrasah menyampaikan berbagai kendala dan meminta saran terkait penyelesaian
masalah yang mereka hadapi. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara pihak
Kemenag dan madrasah untuk mencapai tujuan yang sama dalam meningkatkan
kualitas pendidikan.
Hasil dari monitoring ini
diharapkan dapat menjadi acuan bagi Kemenag Tanggamus dalam mengambil
langkah-langkah perbaikan dan dukungan kepada madrasah. Diharapkan, kegiatan
ini tidak hanya sekadar pemantauan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif
dalam pengelolaan dana pendidikan di lingkungan madrasah, khususnya di Zona 4.
Kemenag Tanggamus berkomitmen
untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana
pendidikan. Dengan kegiatan monitoring yang rutin dilakukan, diharapkan akan
tercipta sistem pengelolaan dana yang lebih baik dan dapat memberikan manfaat
yang lebih besar bagi siswa dan masyarakat. (Frans/Mela Basyar)