Tanggamus Kemenag (Humas) --
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Dr. H. Mahmuddin Aris
Rayusman, M.Pd.I, bersama dengan Kasi Penmad, H. Musannip, S.Ag., M.Pd.I, serta
tim pemantau ujian, melaksanakan monitoring kegiatan pelaksanaan uji kompetensi
kenaikan jabatan bagi JF Guru dan Pengawas di lingkungan kantor. Kegiatan yang
bertempat di MTs N 2 Tanggamus ini berlangsung lancar dan diawasi langsung oleh
TIM dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Kepala Madrasah MTs N 2 Tanggamus, H. Nurzaman, S.Ag., M.Pd.I, menyambut dengan hangat kedatangan tim monitoring tersebut. Dalam sambutannya, Nurzaman menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut, yang dinilainya sangat bermanfaat bagi para guru dan pengawas di sekolahnya. "Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini, yang memberikan semangat bagi guru dan pengawas untuk meningkatkan kompetensi mereka," ujarnya.
Pelaksanaan uji kompetensi ini
merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pengawas
di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Dr. H. Mahmuddin Aris
Rayusman, M.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan
bahwa para guru dan pengawas memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai
sesuai dengan tuntutan zaman. "Kami berharap dengan adanya uji kompetensi
ini, para guru dan pengawas dapat terus meningkatkan kualitas diri, sehingga
pendidikan di Kabupaten Tanggamus semakin maju," ungkapnya.
Monitoring yang dilakukan oleh
tim dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus dan didukung oleh Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung ini menunjukkan komitmen serius
dalam menjaga standar pendidikan di wilayah ini. Para pengawas dan guru yang
mengikuti ujian kompetensi terlihat antusias dan bersemangat untuk menunjukkan
kemampuan terbaik mereka.
Selain memantau pelaksanaan
ujian, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus dan tim juga
memberikan pengarahan serta motivasi kepada para peserta. Hal ini diharapkan
dapat menambah semangat dan rasa percaya diri bagi para guru dan pengawas dalam
melaksanakan tugas mereka di lapangan. Dr. Mahmuddin juga menegaskan pentingnya
integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Di sela-sela kegiatan monitoring,
H. Musannip, S.Ag., M.Pd.I, menambahkan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini
juga merupakan kesempatan untuk mengevaluasi dan merefleksikan proses belajar
mengajar yang telah berlangsung. "Dengan evaluasi yang tepat, kita dapat
mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada, sehingga dapat ditingkatkan di masa
mendatang," tambahnya.
Kegiatan monitoring dan
pelaksanaan uji kompetensi di MTs N 2 Tanggamus ini diharapkan dapat menjadi
contoh bagi madrasah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di
lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Dengan semangat kebersamaan dan
komitmen untuk terus belajar, diharapkan para pendidik dan pengawas dapat
memberikan kontribusi terbaik mereka bagi dunia pendidikan.(Frans/Mela Basyar)
