Kemenag Pringsewu (HUMAS) -- Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, H. A. Rifa’i, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, M. Sakban, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2024/2025 di tiga madrasah di Kabupaten Pringsewu, Kamis (24/04/2025).
Tiga madrasah yang menjadi lokasi monev yaitu MTsN 1 Pringsewu, MTsN 2 Pringsewu, dan MTsS Nurul Huda Pringsewu. Ujian Madrasah ini dilaksanakan secara serentak mulai tanggal 21 hingga 28 April 2025 dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 9 Madrasah Tsanawiyah di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Ujian Madrasah bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik sesuai dengan standar isi dan standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan. Selain itu, ujian ini juga menjadi salah satu indikator evaluasi keberhasilan proses pembelajaran selama tiga tahun terakhir.
Dalam keterangannya, H. A. Rifa’i menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan ujian secara tertib dan sesuai prosedur.
“Kami melihat secara langsung proses pelaksanaan ujian berjalan lancar. Ini menunjukkan kesiapan madrasah yang baik, baik dari sisi administrasi maupun teknis, sehingga hasil ujian ini nantinya dapat mencerminkan kualitas pembelajaran yang telah diberikan selama ini,” ujar H. Rifa’i.
Ia juga berharap Ujian Madrasah dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kompetensi, serta bagi madrasah untuk terus memperkuat kualitas pendidikan ke depan.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Pringsewu, M. Sakban, melaporkan bahwa pelaksanaan ujian di seluruh MTs yang ada di Bumi Jejama Secancanan ini berjalan sesuai jadwal dan tanpa hambatan berarti.
“Alhamdulillah, hingga hari ini tidak ada laporan gangguan berarti. Semua madrasah telah mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari perangkat ujian, pengawas, hingga kesiapan peserta didik,” jelas M. Sakban.
Ia menambahkan, kegiatan monitoring ini sangat penting untuk memastikan ujian berjalan sesuai ketentuan, serta sebagai sarana pembinaan dan evaluasi langsung di lapangan.
“Kami berharap pelaksanaan ujian ini menjadi cerminan kualitas pendidikan madrasah di Pringsewu dan menjadi bahan perbaikan di masa yang akan datang,” pungkasnya. (Afif/Im/Anggithya)
