Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Upaya memperkuat ketahanan generasi muda terus digencarkan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lampung Tengah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pembentukan dan Pengembangan Sekolah Siaga (SSK), Jumat (27/2/2026).
Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas PPKB dan dihadiri jajaran pimpinan kedua instansi, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Lampung Tengah, Kepala Dinas PPKB, Kepala Seksi KB, Tim Sekolah Siaga, serta staf Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Lampung Tengah.
Kepala Dinas PPKB Lampung Tengah, Dian Yamasanti, menegaskan bahwa Sekolah Siaga dirancang sebagai program pemberdayaan untuk membangun kesadaran dan kesiapan peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan kesehatan sejak dini.
“Program Sekolah Siaga bertujuan membentuk peserta didik yang tangguh, memiliki pemahaman tentang ketahanan keluarga, serta mampu merespons dinamika sosial secara positif. Kerja sama ini telah kami laporkan kepada Bupati, dan MAN 1 Lampung Tengah ditetapkan sebagai madrasah percontohan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut murni berorientasi pada penguatan kapasitas dan karakter generasi muda melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif lintas sektor.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., menyatakan komitmen penuh pihaknya untuk mendukung dan menyukseskan implementasi Sekolah Siaga di lingkungan madrasah.
“Kami siap bersinergi dan mengoptimalkan peran madrasah dalam pelaksanaan Sekolah Siaga. Koordinasi teknis dan tahapan kegiatan telah kami komunikasikan bersama pihak terkait agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Melalui MoU ini, kedua instansi menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman.
Dengan ditunjuknya MAN 1 Lampung Tengah sebagai proyek percontohan, diharapkan model Sekolah Siaga dapat direplikasi di madrasah lainnya, sehingga terwujud generasi Lampung Tengah yang sehat, berdaya saing, dan berketahanan keluarga kuat. (Ria)
